Kesehatan

Waspada Virus Nipah, BKK Padang Perketat Pengawasan di Bandara dan Pelabuhan

Sebagai langkah pencegahan, BKK Padang memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk internasional, termasuk bandara dan pelabuhan.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
(Shutterstock)
VIRUS NIPAH- Ilustrasi virus nipah dan gejala terinfeksi virus corona. Sebagai langkah pencegahan, BKK Padang memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk internasional, termasuk bandara dan pelabuhan. 

Ringkasan Berita:
  • BKK Kelas I Padang memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit akibat Virus Nipah, baik di Padang maupun di seluruh wilayah Sumbar.
  • BKK Padang pantau dan surveilans kesehatan secara berkelanjutan sebagai langkah antisipasi.
  • BKK Padang memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk internasional, termasuk bandara dan pelabuhan.
  • Pengawasan dilakukan terhadap alat angkut, orang, dan barang yang datang dari luar negeri sesuai dengan kewenangan kekarantinaan kesehatan.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Padang memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit akibat Virus Nipah, baik di Kota Padang maupun di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Plh. Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Padang, Magdalena, SKM, M.Kes, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan surveilans kesehatan secara berkelanjutan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi masuknya Virus Nipah ke Sumbar.

“Sejauh ini belum ditemukan kasus penyakit akibat Virus Nipah di Kota Padang maupun di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat. Namun kami tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” kata Magdalena saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, BKK Padang secara intensif berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, rumah sakit rujukan, serta instansi terkait lainnya guna memastikan respons cepat apabila terjadi perkembangan situasi.

Baca juga: 4 Berita Populer Padang: Kisah Inspiratif di TPA, Waspada Virus Nipah dan Truk Maut di Bungus

Sebagai langkah pencegahan, BKK Padang memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk internasional, termasuk bandara dan pelabuhan.

Pengawasan dilakukan terhadap alat angkut, orang, dan barang yang datang dari luar negeri sesuai dengan kewenangan kekarantinaan kesehatan.

“Setiap pelaku perjalanan internasional dilakukan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pemantauan suhu tubuh menggunakan thermal scanner hingga pengamatan terhadap tanda dan gejala penyakit,” jelasnya.

Magdalena menambahkan, apabila ditemukan pelaku perjalanan yang menunjukkan gejala sesuai definisi kasus, petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan dan observasi.

BKK Padang juga telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk alat dan bahan untuk pengambilan serta pengiriman sampel penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Baca juga: Keamanan Belum Teruji, BBPOM Padang Ingatkan Warga Tak Konsumsi Air Sinkhole Limapuluh Kota

“Jika ditemukan kasus suspek atau probabel, akan segera dilakukan rujukan ke rumah sakit rujukan sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, pelaporan dan pemantauan dilakukan melalui sistem surveilans kesehatan, seperti Event Based Surveillance (EBS) dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Penilaian risiko berbasis risk-based assessment terhadap alat angkut dan barang dari luar negeri juga terus dilakukan, disertai investigasi epidemiologi dan respon penanggulangan secara cepat dan terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Terkait upaya pencegahan di tingkat masyarakat, Magdalena mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada.

Baca juga: Wako Padang Dampingi Komisi IX DPR RI Tinjau RSUD dr Rasidin, Bahas Layanan Kesehatan Usai Banjir

Masyarakat diminta tidak mengonsumsi nira atau air aren mentah tanpa proses pemanasan, mencuci dan mengupas buah sebelum dikonsumsi, serta menghindari buah yang terdapat bekas gigitan kelelawar.

“Masyarakat juga diimbau mengonsumsi daging ternak yang dimasak hingga matang sempurna serta menggunakan alat pelindung diri bagi yang berhubungan langsung dengan hewan, terutama saat penyembelihan,” katanya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved