Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

UMP Sumbar

Pastikan Pengawasan UMP 2023 di Agam, Pemkab akan Surati Perusahaan Pekan Depan

Penulis: Panji Rahmat
Editor: Rahmadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Upah Minimum Provinsi-

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Kabupaten Agam sudah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2023 dengan merujuk Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2023.

Oleh karena itu, UMK Agam 2023 jumlahnya sama dengan UMP Sumbar 2023.

Agar pelaksanaan UMP itu berjalan lancar, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP-Naker) Agam Muhammad Luthfi, akan segera menyurati perusahaan yang ada di daerah itu.

"Suratnya sudah kami kirim ke Sekretaris Daerah (Sekda) kemarin, semoga cepat di disposisi ke Bupati dan ditandatangani," terangnya, Sabtu (3/12/2022).

Ia memperkirakan surat itu nantinya sudah selesai pada pekan depan.

Baca juga: Pemkab Tetapkan UMK Agam 2023 Mengacu UMP Sumbar 2023, Sama dengan Tahun Sebelumnya

Setelah surat selesai pihaknya akan menyurati seluruh perusahaan di Kabupaten Agam serta mensosialisasikan ketentuan baru.

"Jadi proses sosialisasi melalui penyuratan ini adalah bentuk pengawasan kita untuk penerapan UMP 2023," terangnya.

Ia berharap melalui sosialisasi itu, pengupah bisa memberi upah sesuai UMP 2023.

Serta setelah sosialisasi pihaknya akan terus melakukan evaluasi jika ada perusahaan yang memberi upah di bawah UMP 2023.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Agam sudah memutuskan menerapkan UMP Sumbar 2023 di wilayahnya.

Baca juga: Soal UMK Solok Selatan 2023, Kadisnakertrans Basrial: Ikut UMP Sumbar 2023, Kita Siap Kawal

Oleh karena itu, UMK Agam 2023 mengacu pada UMP Sumbar 2023.

Keputusan disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP-Naker) Agam Muhammad Luthfi, Sabtu (3/12/2022).

Keputusan ini diambil menimbang adanya kenaikan UMP Sumatera Barat tahun 2023 menjadi Rp 2.747.476.

Jumlah itu mengalami peningkatan dari tahun ini sebesar 9.15 persen.

"Melihat peningkatan ini kami tahun depan akan berpedoman pada UMP ," terangnya.

Baca juga: UMK Dharmasraya 2023 Juga Ikuti UMP Sumbar 2023, Pemkab Usahakan Bagi Pekerja Semua Perusahaan

Ia juga mengutarakan keputusan ini masih sama seperti tahun sebelumnya.

Menurutnya Kabupaten Agam hampir sama dengan daerah lain di Sumbar.

"Jadi kalau merujuk aturan yang ada kalau kami menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) jumlahnya harus lebih tinggi," jelasnya.

Sedangkan kondisi daerahnya tidak sanggup untuk memenuhi peningkatan tersebut. (TribunPadang.com/Panji Rahmat)

Berita Terkini