Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Populer Padang

Populer Padang: Aksi Mahasiswa Papua Tuntut HAM dan Makam Belum Bayar Retribusi Terancam Dibongkar

Penulis: Rahmadi
Editor: Rahmadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Belasan mahasiswa asal Papua yang berkuliah di Kota Padang menggelar aksi di depan Kantor POS Padang, Kamis (1/12/2022). Massa aksi berkirim surat ke Jokowi agar kasus dugaan pelanggaran HAM di Papua diselesaikan.

TRIBUNPADANG.COM - Sejumlah berita Populer Padang telah tayang di TribunPadang.com.

Diantaranya ada berita aksi mahasiswa Papua di Padang minta Jokowi tuntaskan masalah HAM dan ribuan makam terancam dibongkar di Padang karena belum bayar retribusi.

Simak selengkapnya berikut ini:

1. Mahasiswa Papua yang Berkuliah di Padang Bersurat ke Jokowi, Minta Tuntaskan Masalah HAM di Papua

Belasan mahasiswa asal Papua yang berkuliah di beberapa kampus di Kota Padang Provinsi, Sumatera Barat (Sumbar) bersurat kepada Presiden Jokowi.

Baca juga: Bertambah Lagi, Papua Barat Daya Kini Sah Jadi Provinsi ke 38 Indonesia

Belasan mahasiswa tersebut mengirim surat yang berisikan keresahan yang dirasakan masyarakat Papua.

Sejumlah mahasiswa tersebut meminta Presiden Jokowi merespon sejumlah hal, diantaranya masih adanya dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

"Menyangkut surat yang kami kirim itu, kami meminta ke Presiden Jokowi salah satunya segera tuntaskan masalah HAM yang ada di Papua," ujar Jenius (22), mahasiswa Papua yang berkuliah di Universitas Bung Hatta.

Adapun kata Jenius, tuntutan kedua ialah mahasiswa Papua meminta Presiden Jokowi untuk menutup PT Freeport yang beroperasi di Papua, sebab keberadaan PT tersebut nyatanya tidak membuat masyarakat Papua sejahtera.

Lalu, lanjut Jenius, Presiden diminta untuk menghentikan invasi militer yang terus terjadi di tanah Papua.

Baca juga: KMAN VI Papua Berakhir, Rukka Sombolingi Kembali Jadi Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara

Keempat, hentikan kompromi investasi asing yang merajalela di tanah Papua.

"Harapannya, surat itu bisa diterima Presiden dan dibaca apa isi hati kami yang sudah disampaikan, dan juga Presiden harus segera mendengarkan apa yang sudah kita tuangkan dalam tuntutan ini," ujar Jenius lagi.

Pantauan TribunPadang.com, mahasiswa mengirim surat kepada Presiden Jokowi via Kantor Pos Padang.

Sebelum mengirim surat lewat Pos, sejumlah mahasiswa tersebut berorasi di depan Kantor Pos di Jalan Bagindo Aziz Chan tersebut.

Halaman
123

Berita Terkini