Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Sepak Bola Indonesia Berduka, Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Telan Korban Jiwa

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sepak bola Indonesia berduka, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan menelan korban jiwa, akibatnya Liga 1 2022/2023 dihentikan selama satu pekan.

TRIBUNPADANG.COM - Sepak bola Indonesia berduka, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan menelan korban jiwa.

Setidaknya, 127 orang meninggal dunia akibat kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan itu.

Selain korban jiwa, dikabarkan ada 180 orang yang mengalami luka sedang dalam proses perawatan di rumah sakit sekitar.

“Masih ada 180 orang yang masih dalam proses perawatan," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta.

Baca juga: Sebanyak 127 Orang Meninggal Dunia akibat Kerusuhan Suporter di Stadion Kanjuruhan

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator penyelenggara kompetisi mengambil sikap atas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pada laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

PT LIB mengambil sikap tegas dengan menghentikan Liga 1 selama satu pekan.

"Keputusan tersebut (penghentian kompetisi selama sepekan) kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI," ujar Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita dikutip dari laman PT LIB.

"Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI,"pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Tragedi Kanjuruhan Laga Arema FC vs Persebaya: Telan 127 Korban Jiwa hingga Liga 1 Terhenti,