Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Liga Italia

Juventus Pilih Antara Gian Piero dan Antonio Conte, Pelatih Gantikan Massimiliano Allegri

Editor: Emil Mahmud
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Antonio Conte (kiri) dan Gian Piero Gasperini (kanan)

MASA Depan Juventus bakal terjawab setelah tim berjulukan Si Nyonya Tua itu bakal menemukan sang juru tak tik barunya.

Belakangan nama Gian Piero Gasperini disebut-sebut yang palling cocok menggantikan Massimiliano Allegri.

Konon, Gian Gasperini digadang-gadang lebih pas diposisikan sebagai pelatih tim asal Kota Turin, Italia itu daripada Antonio Conte di Juventus.

Sampai sejauh ini, klub raksasa Liga Italia bernama Juventus, menunjukkan perfoma yang relatif buruk semenjak awal musim 2022-2023.

Dari catatan rekapitulasi perjalanan Si Nyonya Tua menjalani Kompetisi Serie A Italia, dari tujuh laga Liga domestik, yang telah dijalani, ternyata baru meraih dua kemenangan, empat hasil seri, dan sekali kekalahan.

Sementara itu, di Liga Champions 2022-2023, I Bianconeri menderita kekalahan beruntun dari dua laga yang telah dilakoni.

Dua kekalahan di Liga Champions 2022-2023 dialami Juventus saat bertanding melawan Paris Saint-Germain dan Benfica di Grup H.

Keadaan ini membuat pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, berada di ujung tanduk alias bisa mengalami pemecatan.

Dua sosok pelatih yaitu Antonio Conte dan Gian Piero Gasperini kemudian dilaporkan menjadi kandidat untuk menggantikan Allgeri jika eks pelatih AC Milan itu dipecat.

Namun, dari dua pelatih tersebut, nama Gasperini disebut lebih cocok gantikan Allgeri daripada Conte.

Pasalnya, menurut laporan Football Italia yang dinukil BolaSport.com, Gasperini punya gaya bermain yang bisa membuat fan Juventus gembira.

Gasperini dikenal punya filosofi permainan yang menyerang dan counter-pressing yang aduhai, terutama bersama Atalanta.

Pasukan Atalanta-nya telah menjadi salah satu tim paling menghibur di Liga Italia dalam beberapa musim terakhir.

Selain itu, gaya menyerang dan Gasperini telah menjadikan La Dea salah satu tim terbaik di Italia dan membawa Atalanta duduk di posisi kedua Liga Italia 2022-2023 dengan 17 poin, tak terkalahkan di Liga Italia 2022-2023 dalam tujuh pertandingan pertama.

Halaman
12