Puncak Curah Hujan Bulanan, BMKG Minta Masyarakat Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Angkot berpenumpang nekat melewati genangan air yang terbentuk setelah hujan lebat di Jalan Pasar Raya II, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar, Selasa (28/9/2021) sore

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman meminta masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di  wilayah Sumbar.

Saat ini hampir seluruh wilayah Sumbar sudah memasuki musim hujan bahkan akhir November ini merupakan puncak curah hujan bulanan.

"Kalau kita lihat berdasarkan data klimatologis, November merupakan puncak curah hujan bulanan di wilayah Sumbar, sehingga kecenderungan atau peluang terjadinya hujan lebat hingga ekstrem juga ikut meningkat," jelas Kepala Seksi observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha, Sabtu (27/11/2021).

Ia mengimbau agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar mengantisipasi bahaya yang timbul akibat cuaca ekstrem.

Potensi bencana yang harus diwaspadai ialah banjir, banjir bandang, longsor, dan angin kencang.

"Masyarakat diimbau untuk mewaspadai titik-titik atau objek rawan seperti pohon besar yang berpotensi tumbang dan baliho di sudut jalan," ucapnya.

Ia menyebut titik-titik objek rawan terkhusus di wilayah Padang, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Pariaman, Solok dan Agam.

Yudha Nugraha berharap agar masyarakat segera melakukan laporan jika menemukan potensi daerah rawan kejadian bencana.

"Kami juga imbau masyarakat untuk bisa melaporkan jika melihat potensi atau daerah rawan bencana ke BPBD," jelasnya. (*)