Wilayah Sumatera Barat Potensi Hujan Intensitas Sedang Disertai Kilat dan Angin Kencang Hari Ini

Editor: afrizal
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hujan yang turun di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/9/2021).

TRIBUNPADANG.COM- Wilayah Sumatera Barat berpotensi mengalami hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang hari ini Sabtu, 27 November 2021.

Selain Sumbar, potensi cuaca yang sama juga terjadi di Sumatera Utara, Kep. Riau, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Namun, enam wilayah ini termasuk daerah yang akan diguyur hujan dengan intensitas sedang. 

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Mentawai

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di 33 wilayah Indonesia untuk Sabtu 27 November 2021.

Hujan berintensitas lebat yang disertai kilat/petir hingga angin kencang diperkirakan akan mengguyur 27 wilayah di Indonesia.

27 Wilayah tersebut di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Barat, Bali, dan Banten.

Sementara, hujan berintensitas sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi akan mengguyur 6 wilayah di Indonesia, antara lain yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan DKI Jakarta.

Berdasarkan informasi pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi menyampaikan pusat tekanan rendah di perairan Selatan NTT dan Sirkulasi Siklonik terpantau di Laut Natuna, Laut Sulu, di perairan Utara Papua dan di Laut Arafuru yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Laut Natuna, di Jawa Timur, dari NTB hingga NTT, di perairan Selatan NTT, dari Maluku hingga Papua serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Selat Karimata, dan di Kalimantan bagian Timur.

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Aceh hingga Sumatera Utara, dari Selat Malaka hingga Aceh, di Pesisir barat Sumatera Barat, di Bengkulu, di perairan selatan Jawa Timur, dari Laut Jawa hingga Kalimantan Selatan, dari Selat Karimata hingga Kalimantan Barat, di Kalimantan Selatan, dari Kalimantan Utara hingga Sulawesi Tengah, di Sulawesi Utara, dari Sulawesi Barat hingga Laut Banda, di NTT, di Kepulauan Aru-Tanimbar, di Papua Barat dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Halaman
1234