Berita Kota Pariaman Hari Ini

Kota Pariaman Pastikan Pilkades Serentak Februari 2022 Mendatang, 18 Desa Akan Berganti Kepemimpinan

Penulis: Wahyu Bahar
Editor: Emil Mahmud
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Pariaman, Hendri

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak akan digelar pada tanggal 12 Februari 2022 mendatang di Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

Sebanyak 18 desa di Kota Tabuik tersebut akan melaksanakan pesta demokrasi untuk pergantian kepala desa, karena saat ini sejumlah desa dipimpin oleh Penjabat Sementara (PJs) kepala desa.

Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Pariaman, Hendri mengatakan bahwa tahapan pelaksanaan sudah dimulai dengan pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) dimasing-masing desa.

"Selain itu, kita juga telah membentuk panitia di tingkat kota dan tingkat kecamatan sesuai dengan Keputusan Wali Kota Pariaman No. 325/412/2021," ujar Hendri di Pariaman, Sabtu (27/11/2021).

Kemudian kata dia, rapat panitia tingkat kota dan tingkat kecamatan juga telah digelar pada Jumat (27/11/2021) kemarin.

"Rapat ini bertujuan agar kita sama-sama memahami tugas dan wewenang masing-masing sekaligus memahami bagaimana proses pemilihan kepala desa," kata Hendri.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman ini menguraikan 18 desa yang akan mengikuti pilkades serentak tersebut.

Baca juga: DPRD Kota Pariaman Terima Kunjungan, Tim Pansus Perubahan Perda Pilkades DPRD Deli Serdang

Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Pariaman, Hendri (TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR)

Baca juga: Wawako Pariaman Mardison: Seluruh Fraksi DPRD Pariaman Setujui Ranperda Pilkades 2021

"Desa Sikapak Barat, Desa Cubadak Air, Desa Tanjung Sabar, Desa Naras Hilir, Desa Balai Naras, Desa Naras I, Desa Padang Birik-Birik,"

"Desa Sungai Rambai, Desa Tungkal Utara, Desa Ampalu, Desa Kampung Baru Padusunan, Desa Kampung Gadang, Desa Talago Sarik, Desa Toboh Palabah, Desa Simpang, Desa Punggung Lading, Desa Marabau dan Desa Marunggi”, ujarnya.

Dikatakannya, dalam pelaksanaan pilkades tahun masih dalam masa pandemi Covid-19, yang diatur oleh Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 dimana pilkades dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan.

Ia menjelaskan, tahapan pilkades itu dimulai dari tahap pengumuman, pendaftaran, penjaringan, penetapan calon dan masa pelaksanaan pencoblosan/pemungutan suara.

"Kita berharap kerawanan-kerawanan yang bisa terjadi nanti pada pilkades agar tidak terjadi, demi terlaksananya pemilihan yang jujur dan adil," imbuhnya.(TribunPadang/Wahyu Bahar)