Bukti Vaksin Menjadi Syarat Masuk Kota Bukittinggi, Polisi : Vaksin Ini Halal dan Aman

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Mona Triana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemeriksaan masyarakat terkait vaksinasi oleh Satlantas Polres Bukittinggi, Senin (25/10/2021)

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Polisi akan periksa masyarakat yang sudah vaksin atau belum saat melintas di wilayah hukum Polres Bukittinggi, Senin (25/10/2021).

Kegiatan ini bertujuan dalam rangka percepatan vakasinasi terhadap masyarakat Sumatera Barat khususnya Kota Bukittinggi.

Bagi masyarakat yang kedapatan belum divaksin akan diarahkan ke gerai yang dipersiapkan untuk melakukan penyuntikan vaksinasi.

Baca juga: Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Sumbar Perketat Prokes di Sejumlah Tempat, Vaksinasi Jadi Perhatian

Baca juga: Meningkatkan Capaian Vaksinasi Kelompok Lansia di Kota Pariaman, Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan

Oleh karena itu, kegiatan dari Satlantas Polres Bukittinggi ini juga melibatkan TNI, Dishub, Pol PP, dan tim vaksinator.

Kasat Lantas Polres Bukittinggi, AKP Ghanda Novidiningrat, mengatakan kegiatan pemeriksaan vaksinasi masyarakat ini dilaksanakan mulai hari ini.

"Kita tidak ada posko tetap, untuk hari ini sudah kita laksanakan di Simpang Gadut," katanya.

Baca juga: Kadinkes Kota Pariaman sebut Capaian Vaksinasi 35,50 Persen, Berkat Gencarnya Vaksinasi Bagi Pelajar

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 Kota Pariaman: 26.496 Telah Vaksin Dosis I, 12.690 Baru Selesai Vaksin II

Selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan pemeriksaan vaksinasi di batas-batas masuk Kota Bukittinggi.

"Tujuannya kegiatan ini untuk percepatan vaksinasi ke masyarakat Sumbar terutama Kota Bukittinggi. Karena Sumbar peringkat 2 terbawah se Indonesia terkait vaksinasi Covid-19," katanya.

AKP Ghanda Novidiningrat, mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan sampai masyarakat Kota Bukittinggi tervaksin minimal 70 persen.

Baca juga: Kompetisi Liga 3 2021 di Sumbar Digelar Tanpa Penonton, Pemain hingga Official Wajib Vaksinasi

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Sumbar Masih Rendah, Gubernur Mahyeldi Telah Libatkan Ulama untuk Percepatan

"Kita bekerja sama dengan TNI, POM TNI, Dishub, Pol PP, dan Dinkes. Bagi masyarakat Kota Bukittinggi yang belum vaksin ayo segera vaksin, vaksin ini halal dan aman," ujarnya.

Kata dia, salah satu alasan penurunan angka Covid-19 di Kota Bukittinggi adalah karena vaksinasi.

"Jangan termakan hoaks vaksin haram dan sebagainya, karena isu itu dibuat oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan takut dengan jarum suntik," katanya. (*)