Corona Sumbar

Wagub Audy Sebut Vaksinasi untuk Lansia di Sumbar Paling Rendah, Ajak Orang Tua Siswa Ikut Divaksin

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Wagub Sumbar Audy saat meninjau vaksinasi di SMPN 10 dan SMKN 4 Sijunjung, Selasa (28/9/2021).

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengajak orang tua siswa, bahkan orang tua majelis guru untuk ikut divaksin.

"Hal itu dikarenakan capaian vaksinasi untuk lansia di Sumbar masih rendah," kata Audy saat meninjau vaksinasi di SMPN 10 dan SMKN 4 Sijunjung, Selasa (28/9/2021).

Ia menyebut stok vaksin di Sumbar masih mencukupi karena itu masyarakat tidak perlu khawatir tidak mendapat vaksin.

Baca juga: Wagub Audy Sebut Capaian Vaksinasi Sumbar Bertambah 10 Ribu Orang/hari namun Mungkin Belum Terinput

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Sumbar Sudah di Atas 20 Persen

"Berapapun kekurangannya akan kita kirimkan dari provinsi. Jadi stok yang ada di kabupaten/kota dihabiskan saja secepatnya," ujar Audy.

Meski demikian, Audy memuji percepatan capaian vaksinasi di Kabupaten Sijunjung yang sudah mencapai 25 persen dan diyakini mencapai 40 persen dalam dua minggu ke depan.

"Antusiasmenya luar biasa termasuk untuk pelajar SMP. Ada yang pesertanya 80 persen dari jumlah siswa."

"Bahkan di SMP 10 Sijunjung ini pesertanya sampai 99 persen. Dari ratusan pelajar hanya dua orang yang tidak mendapatkan izin dari orang tuanya," sambungnya.

Dengan antusiame itu diyakini capaian vaksinasi di Sijunjung akan meningkat secara signifikan, bisa mengalahkan Kabupaten Dharmasraya yang kini capaiannya paling tinggi.

Sementara itu Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah mengatakan jumlah orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin tidak banyak. 

Ke depan pihaknya akan terus sosialisasikan dan memberikan pemahaman agar orang tua mau memberi izin.

"Mudah-mudahan semua bersedia memberikan izin karena ini adalah ikhtiar supaya kondisi kembali normal dan pembelajaran tatap muka bisa segera dilakukan," ujarnya.

Selain dengan vaksinasi kondisi normal, perekonomian akan kembali bergerak sehingga usaha masyarakat bisa bangkit kembali. (*)