Takut Ketahuan Selingkuh, Wanita di Padang Ngaku Nyaris Diperkosa oleh Driver Ojek Online

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Plang Polresta Padang.

Akhirnya berjanjilah untuk bertemu di Basko Grand Mall, dan sekitar pukul 11.30 WIB Ar sampai di lokasi yang dijanjikan.

Sedangkan inisial An telah sampai terlebih dahulu menunggu di lantai 2 Basko Grand Mall.

"Setelah itu kita kenalan, dan saya ajak ke lantai 3 untuk membeli barang tadi. Ternyata sepatu tidak ada yang cocok, sehingga yang dibeli itu ikat pinggang dan baju kaos," katanya.

Selanjutnya, keduanya pergi membeli nugget di foodmart Basko Grand Mall lantai 1.

Baca juga: 2 Tim Universitas Negeri Padang Raih Juara Kontes Robot Indonesia Wilayah I, Melaju Tingkat Nasional

Sekaligus, inisial Ar membeli air minum untuk adiknya.

Ia mengatakan, akan berangkat pulang kampung ke Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar.

Setelah itu pergi membeli makanan di Pecel Ayam Lamun Ombak dibungkus saja.

"Karena dekat dari rumah saya. Biarlah saya antar dulu air minum ke rumah sambil mempersiapkan pakaian saya karena mau berangkat dengan mobil travel pada sorenya," katanya.

Ia mengatakan, sampai di rumahnya langsung diletakkan air minum ke dalam kulkas dan langsung merapikan pakaian.

"Saat saya merapikan pakaian, ia (inisial An) sudah duduk saja di kursi ruang tamu. Padahal tidak ada diminta masuk, awalnya diminta tunggu di teras rumah," katanya.

Selanjutnya, inisial Ar melihat perempuan yang baru dikenalnya mengangkat sebuah telepon.

Setelah itu, inisial An memintanya untuk mengantarkannya ke depan Basko Grand Mall.

"Karena ada abangnya yang menjemput untuk pergi ke rumah kakak iparnya. Selanjutnya saya antar, dan saya bukan ojek online," katanya.

Inisial Ar mengatakan, pekerjaannya adalah Staf Jurusan di salah satu Universitas di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar. (*)