PPKM Padang

Penyekatan di Padang Dialihkan ke Kelurahan & RT, Efektif atau Tidak? Ini Jawaban Wali Kota

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Suasana posko penyekatan PPKM di perbatasan Padang-Solok, Selasa (27/7/2021).

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang mengalihkan penyekatan di perbatasan kota ke kelurahan dan RT dalam masa PPKM Level IV.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, penyekatan ini untuk meminimalisir penularan covid-19.

"Masalah efektif atau tidak penyekatan ini, namanya virus pasti ada penularan, kita sudah ada PSBB, PPKM, namun ada juga warga yang kena," kata Hendri Septa, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Antisipasi Dampak PPKM, Pemko Padang Bantu Beras Untuk 66 Ribu KK Miskin

"Kita terpenting bagaimana miminimalisir penyerangan dari virus," tambahnya.

Hendri Septa menambahkan, PPKM diberlakukan mengingat virus covid-19 di Padang sudah bermutasi menjadi varian delta.

Varian virus ini penularannya berkali lipat lebih cepat dari penularan jenis sebelumnya.

Dengan penyekatan kelurahan dan RT, warga yang terpapar akan diawasi oleh tim satgas kelurahan.

Baca juga: Pelaku UMKM Turun ke Jalan Lakukan Aksi Damai, Berharap PPKM Tidak Dilanjutkan Lagi

Hendri Septa mengaku, sudah memerintahkan camat, seluruh kelurahan harus membentuk tim satgas covid-19 yang diketuai lurah itu sendiri.

"Lurah bersama babinsa, babinkaptimas, organisasi masyarakat, bundo kanduang dan organisasi lainnya akan mengawasi," tambahnya.

Kata Hendri Septa, saat warga terpapar covid-19, satgas covid-19 kelurahan yang memantau dan memperhatikan.

"Ketika sudah terpapar, kita yang merawat, jangan kita kucilkan, jauhi mereka, karena kunci sembuh adanya kasih sayang," tambahnya. (*)