Antre Truk di SPBU

Solar Mulai Langka di Kota Padang Sumbar, Pertamina Sebut Penyaluran Sudah Dalam Kondisi Normal

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Antrean truk di kawasan Jalan By Pass Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (16/6/2021).

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Padang, Sumatera Barat.

Akibat kelangkaan itu, terjadi antrean panjang di jalan raya di sekitar SPBU yang masih menyediakan solar.

Terkait hal itu, Pjs. Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Sumbagut, Nurhidayanto angkat bicara.

Baca juga: Kelangkaan Solar di SPBU, Ketua Komisi IV DPRD Padang Minta Pertamina Tambah Pasokan

Baca juga: Solar Langka di Padang, Gubernur Sumbar Mahyeldi: Kita Akan Minta Penjelasan Pertamina

Menurutnya, sejauh ini PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen menyalurkan BBM bersubsidi jenis solar bagi konsumen sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Penyaluran solar bersubsidi dalam kondisi normal, rata-rata sebesar 220 Kiloliter (KL) per hari di Kota Padang."

"Khusus hari ini saja, penyaluran solar sudah tembus sebanyak 230 KL, stok solar masih tersedia,” ujar Nurhidayanto, Rabu (16/6/2021).

Nurhidayanto menegaskan, konsumsi solar subsidi di kendalikan sesuai aturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas). 

Kendaraan bermotor perseorangan roda empat paling banyak 60 liter per kendaraan. 

Baca juga: Solar Langka di Padang, Sopir Truk Rela Bermalam di SPBU Air Pacah: Antre Sejak Siang Kemarin

Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Pasar Ambacang By Pass Padang, Sopir Sebut Gara-gara Solar Langka

Kendaraan bermotor umum angkutan orang atau barang roda empat paling banyak mengisi 80 liter per kendaraan. 

Halaman
12