Kawasan Kota Tua Padang akan Dicat, Hendri Septa: Satu Warna Saja, Agar Tak Kehilangan Ciri Khas

Melihat Gedung Geo Whery dan Co, Bangunan Bergaya Arsitektur Belanda di Kawasan Kota Tua Padang, foto diambil Selasa (25/5/2021)

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kawasan Kota Tua, salah satu peninggalan bersejarah yang ada di Kota Padang akan dipercantik serta dipertahankan khasnya.

Diketahui, sejak tahun 1905 silam, di pinggiran Sungai Batang Arau terbentuk cikal bakal Kota Padang.

Batang Arau waktu dulunya punya potensi begitu besar dari nilai ekonominya, tempat berlabuhnya kapal pedagang dari luar negeri dan dalam negeri.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 15 Juni 2021 Pagi, Sudah 47.885 Warga Terinfeksi Covid-19, Cek Sebarannya

Hal ini dikatakan Wali Kota Padang, Hendri Septa dalam kegiatan audiensi dengan jajaran Dinas Pariwisata Kota Padang bersama unsur pelestari cagar budaya, pada Senin (14/6/2021).

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membahas rencana revitalisasi Kawasan Kota Tua dan Jembatan Siti Nurbaya bersama perusahaan cat PT Akzanobel Dulux Grub.

Perusahaan itu memiliki niat baik mendukung Pemko Padang merevitalisasi Kawasan Kota Tua.

"Insyaallah PT Akzanobel Dulux Grub akan mendukung kita melalui pengecatan di kawasan Kota Tua," kata Hendri Septa.

Baca juga: Jadwal Piala Eropa 2020 Malam Ini, Laga Panas Prancis vs Jerman dan Hungaria vs Portugal

Cat yang akan digunakan, kata Hendri Septa, cukup identik satu warna saja agar kawasan ini tidak kehilangan ciri khasnya.

"Karena kita ingin kawasan Kota Tua tidak kehilangan ciri khas zaman dulunya. Semoga dengan itu dapat memancing hasrat wisatawan untuk mengunjungi kawasan wisata tersebut," kata Wako Hendri Septa.

Hendri Septa pun menyebut atas nama Pemko Padang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang dilihatkan PT Cat PT Akzanobel Dulux Grub.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian menambahkan, Kawasan Kota Tua yang akan dipercantik dan dihidupkan kembali mulai kawasan Kelurahan Pasa Gadang dan Kelurahan Pondok.

Baca juga: Tak Cuma Suruh Masturbasi, Oknum Pak Guru SMP di Sumbar juga Minta Video Syur ke Murid Cowok

Selain itu, Pemko Padang juga akan menghidupkan Kawasan Kota Tua dari sisi kesenian dan kebudayaan.

Salah satunya melalui permainan lampu agar masyarakat dapat mengabadikan momen dan berfoto ceria.

"Insyaallah semoga upaya kita ini bisa berjalan dengan lancar, apa yang menjadi keinginan kita bersama untuk menjadikan Kota Tua lebih menarik dan mempesona tersebut terwujud hendaknya," ungkap Arfian. (*)

Berita Populer