Wako Genius Umar Sampaikan LKPD Pelaksanaan APBD Kota Pariaman 2020, Realisasi PAD Turun 10 Persen

Wako Pariaman Genius Umar saat menyampaikan LKPD pelaksanaan APBD Kota Pariaman tahun anggaran 2020, di ruang sidang DPRD Kota Pariaman, Senin (14/6/2021).

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan pelaksanaan APBD Kota Pariaman tahun anggaran 2020 dalam rapat paripurna yang diselenggarakan bersama DPRD Kota Pariaman, Senin (14/6/2021).

Dalam penuturannya, Genius Umar sampaikan realisasi pendapatan daerah dan PAD Kota Pariaman tahun 2020.

Sebelumnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan pada tahun 2020 ialah sebesar Rp 54,783 miliar, terealisasi sebesar Rp 32,961 miliar.

Baca juga: Selain SPP, Mahasiswa Program Saga Saja Kota Pariaman juga Dapat Uang Saku Rp 3 Juta per Semester

Berdasarkan angka tersebut, diketahui terealisasi sebanyak 60,17 persen.

"Jika dibandingkan dengan realisasi PAD 2019 sebesar Rp 36,665 miliar, maka realisasi tahun 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 3,7 miliar atau 10,10 persen," kata dia.

Adapun pada tahun anggaran 2020, target pendapatan Pemerintah Kota Pariaman yaitu sebesar Rp 689,25 miliar, dan terealisasi sebesar Rp 632,222 miliar atau 91,76 persen.

"Jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan TA 2019 sebesar Rp 673,533 miliar, maka terjadi penurunan sebesar Rp 41,310 milair atau 6,13 persen," tambah Genius.

Baca juga: Polresta Padang Kembali Amankan 15 Preman Tukang Palak, Total Sudah 32 Orang Ditangkap

Lebih lanjut Genius Umar mengatakan, Laporan Keuangan Daerah tahun 2020 ini telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan hasil wajar tanpa pengecualian.

"Hasil pemeriksaan BPK ini disampaikan kepada DPRD untuk mewakili rakyat, sebagai wujud pertanggungjawaban Pemda kepada rakyat," kata dia.

Kemudian, kata dia, laporan tersebut akan dibahas oleh DPRD, dan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah akan menjadi Peraturan Daerah.

"Harapan kami apa yang disampaikan kepada dewan terhormat, dapat dibahas dan diproses sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku," pungkas dia. (*)

Berita Populer