Peristiwa Persatuan dan Kesatuan dalam Bacaan 'Dampak Persatuan dan Kesatuan terhadap Diri Sendiri'

Editor: Saridal Maijar
Peristiwa Persatuan dan Kesatuan dalam Bacaan 'Dampak Persatuan dan Kesatuan terhadap Diri Sendiri'

Berbagai peristiwa persatuan kesatuan terjadi di sekitar kita dengan atau tanpa kita sadari. Setiap peristiwa tersebut memberikan dampak terhadap sekitarnya, baik individu, masyarakat luas, maupun terhadap bangsa dan negara maupun kepada masyarakat.

Salah satu dampak peristiwa persatuan dan kesatuan terhadap diri sendiri adalah munculnya sikap tenggang rasa, dan rasa senasib sepenanggungan. Ketika berbagai pihak bersepakat untuk menyatukan tujuan bersama, setiap anggota akan merasa diuntungkan karena tujuan bersama mereka tercapai.

Salah satu peristiwa persatuan dan kesatuan yang terjadi di Pasar Batik Trusmi, Cirebon. Pada awalnya usaha batik terancam bangkrut karena para perajin, produsen, dan pemerintah daerah bekerja sendiri tanpa saling bekerja sama.

Dalam suatu kesempatan beberapa pihak terkait tersebut melakukan musyawarah untuk menyampaikan pendapatnya guna semakin mengembangkan usaha ini. Pada akhirnya tercapailah kesepakatan agar setiap pihak terkait bekerja bersama untuk tujuan yang sama, yaitu meningkatkan nilai jual batik trusmi tersebut.

Para pengusaha dan perajin batik di Trusmi mendapatkan bimbingan dari pemerintah daerah. Mereka mendapatkan bimbingan dalam hal memahami masalah hukum dan hak cipta dan teknik membatik yang efisien dan efektif. Kemudian, pemerintah daerah juga membantu meningkatkan kualitas jalan menuju sentra produksi batik sehingga memudahkan pembeli untuk mendapatkan batik.

Pada saat yang sama, pemerintah daerah mendapatkan masukan dari pajak penjualan dan pajak daerah dengan semakin meningkatnya produksi dan kunjungan warga ke pasar-pasar batik trusmi. Dengan demikian setiap pihak mendapatkan manfaat yang baik dengan peristiwa persatuan dan kesatuan tersebut.

Sumber: www.lipsus.kontan.co.id dengan penyesuaian

(TribunPadang.com)