Pria Tersengat Listrik di Padang

Pria yang Tersengat Listrik Papan Reklame di Padang Meninggal Dunia

Proses evakuasi korban tersengat listrik di papan reklame kota di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sabtu (8/5/2021).

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pria yang tersengat listrik di papan reklame di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), meninggal dunia.

Pria tersebut tersengat listrik di papan reklame yang berada di pertigaan Jalan Jalan Thamrin, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sabtu (8/5/2021) sore.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, dirinya mendapatkan laporan terkait kondisi korban yang sudah meninggal dunia.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pria Tersengat Listrik Papan Reklame saat Hujan di Padang

"Korban meninggal dunia laporannya," kata Kompol Rico Fernanda.

Ia menyebutkan, korban dievakuasi bersama-sama oleh pihaknya, Damkar Kota Padang, dan masyarakat.

"Saat ini korban telah dievakuasi menggunakan mobil ambulans ke rumah sakit Bhayangkara Padang," ujarnya.

Informasi yang dihimpun TribunPadang.com, diketahui peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.48 WIB.

Baca juga: Tidur di Kursi Taman Trotoar, Pria di Padang Kaget Tasnya Telah Digunting saat Bangun, HP Hilang

Selanjutnya petugas pemadam kebakaran bersama pihak kepolisian melakukan proses evakausi.

Petugas pemadam kebakaran naik ke papan reklame menggunakan tangga untuk mengevakuasi korban menggunakan tali.

Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans yang telah ada di lokasi kejadian.

"Laporan ada warga tersengat listrik sekitar pukul 16.48 WIB dan kita langsung menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung sampai pukuk 18.00 WIB," kata Kabid Ops Damkar Kota Padang, Basril.

Baca juga: Pengunjung Pasar Meningkat, Pemko Padang Turunkan Tim Pengawas Protokol Kesehatan

Kenapa bisa korban sampai tersengat listrik, dirinya menyerahkan ke pihak kepolisian.

"Kami hanya fokus untuk melakukan evakuasi terhadap korban, karena ada masuk laporan," katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya mengerahkan 2 unit armada untuk melakukan proses penyelamatan. (*)

Berita Populer