1.000 Ha Lahan Pertanian di Padang Hilang 5 Tahun Terakhir, Beralih Fungsi Jadi Pemukiman

Ilustrasi lahan pertanian

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan alih fungsi lahan pertanian yang ada di Kota Padang terus terjadi setiap tahunnya.

Data Dinas Pertanian, lahan pertanian di Kota Padang mengalami pengurangan lima tahun terakhir.

Pada tahun 2016, lahan pertanian di Padang terdata 6418 hektar.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan di Jalan Raya Padang - Solok, Truk Oleng dan Sepeda Motor Rusak Parah

Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Cerita Abrasi Pantai Padang, Waktu SMP dan SMA Ini Tempat Bermain Kami

Setelah didata lagi pada pada tahun 2020, lahan pertanian ini berkurang menjadi 5412 hetar.

Jadi, ada 1000 hektar lahan pertanian yang dialih fungsikan untuk pemukiman.

"Pada tahun 2020, lahan pertanian yang ditemukan hanya 5.412 hektar, berkurang dari 6.400 menjadi 5.400," kata Syahrial Kamat, Kamis (15/4/2021).

Untuk antisipasi pengurangannya, Syahrial Kamat mengatakan, sudah ada Undang-undang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLPPB) No. 41 Tahun 2009 

Berdasarkan aturan itu, daerah harus menentukan luas lahan pertanian yang dipertahankan.

"Luas yang dipertahankan masih menunggu kesepatakatan RT/RW dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bapeda," ungkapnya.

Hingga saat ini, Dinas Pertanian Padang masih melakukan pendataan lahan pertanian yang bisa dipertahankan.

Dinas Pertanian Padang bertekat mempertahankan 4000 hektar lahan pertanian sampai 2030.

Namun angka ini belum cocok dengan angka yang ditentukan Bappeda, sebesar 2800 hektar.

"Sekarang kita baru mendata, nanti disesuaikan dengan dinas pertahanhan, kita masih mencari angka yang cocok," kata Syahrial Kamat.

Syarial Kamat berharap sampai 2030, 4000 hektar lahan pertanian masih bisa dipertahankan. (*)
 

Berita Populer