Beruang di Solok

Beruang Madu Masuk Perangkap Warga di Solok, BKSDA Sumbar Lakukan Evakuasi

Seekor beruang madu berhasil diamankan oleh warga Jorong Taratak Jarang, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera

Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Rahmadi
BKSDA Sumbar
EVAKUASI SEEKOR BERUANG DI SOLOK. Seekor beruang madu berhasil diamankan oleh warga Jorong Taratak Jarang, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Saat ini beruang tersebut telah dibawa oleh pihak BKSDA Sumatera Barat untuk dievakuasi. 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Seekor beruang madu berhasil diamankan oleh warga Jorong Taratak Jarang, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Dalam video yang beredar, tampak beruang berwarna hitam berada dalam kerangkeng besi yang sudah terkunci.

Saat dimintai keterangan oleh TribunPadang.com, salah seorang warga yang menyaksikan Raihan membenarkan bahwa beruang madu tersebut masuk perangkap yang dipasang oleh warga.

"Sebelumnya warga telah memasang sebuah kerangkeng besi untuk mengamankan beruang tersebut dan pada Jumat (27/6/2025) beruang itu tertangkap dan masuk perangkap," katanya, Senin (30/6/2025).

Raihan menyebut, setelah tertangkap banyak warga yang melihat langsung beruang yang sudah berada dalam kerangkeng.

Baca juga: Teror Beruang Madu Siang Hari Hantui Warga Simanau Solok, BKSDA Sumbar Turunkan Tim Cek Lokasi

"Kemarin banyak warga yang melihat langsung beruang tersebut yang diamankan di rumah warga," ujarnya.

Ia menyebut, saat ini beruang tersebut telah dijemput oleh pihak BKSDA Sumatera Barat untuk dievakuasi.

"Sudah dibawa oleh pihak BKSDA kemarin untuk dievakuasi," imbuh Raihan.

Berdasarkan postingan BKSDA Sumatera Barat di Instagram tampak beruang berwarna hitam tersebut telah dibius terlebih dahulu sebelum dibawa.

"Upaya evakuasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga kelestarian satwa liar. Beruang madu adalah satwa liar yang dilindungi undang-undang karena status konservasinya yang rentan," dalam caption postingan BKSDA Sumatera Barat.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved