Besaran KUR BRI di Sumatera Barat 2025, Tabel Lengkap dan Syarat Peminjaman

Berbeda dari tahun sebelumnya, KUR BRI kali ini mendapatkan alokasi terbesar dari pemerintah dengan plafon yang meningkat dari tahun sebelumnya.

|
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Fuadi Zikri
Kolase TribunBali/Pixabay/BRI
KUR BRI - Ilustrasi. Sebagai upaya meningkatkan akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Bank Rakyat Indonesia (BRI) hadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sebagai upaya meningkatkan akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Bank Rakyat Indonesia (BRI) hadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Berbeda dari tahun sebelumnya, KUR BRI kali ini mendapatkan alokasi terbesar dari pemerintah dengan plafon yang meningkat dari tahun sebelumnya.

Di tahun ini untuk pinjaman pertama, suku bunga yang ditetapkan adalah 6 persen per tahun untuk Sumatera Barat.

Namun, untuk pengajuan pinjaman kedua, ketiga, dan seterusnya, suku bunga akan meningkat secara bertahap.

Misalnya, untuk pinjaman kedua, suku bunga menjadi 7 persen, pinjaman ketiga 8 persen, dan seterusnya.

Kepala BRI Padang, Sumatera Barat Eli Sanjoyo, mengatakan besaran suku bunga KUR ini sama se-Sumatera Barat dan hampir tidak ada perbedaan dengan provinsi lain di Indonesia.

Table 

lihat fotoTabel KUR BRI 2025.
Tabel KUR BRI 2025.

Syarat dan Cara Pengajuan KUR BRI 2025

Eli Sanjoyo menyebut, Calon debitur yang ingin mengajukan KUR BRI 2025 perlu memenuhi beberapa persyaratan, antara lain:

  • Individu atau perorangan yang memiliki usaha produktif dan layak.
  • Telah menjalankan usaha secara aktif minimal selama 6 bulan.
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.
  • Untuk proses pengajuan, calon debitur dapat mengunjungi kantor cabang BRI terdekat dengan membawa dokumen pendukung seperti identitas diri, dokumen legalitas usaha, dan laporan keuangan sederhana. 

Dokumen

  • KTP
  • Kartu Keluarga (KK)
  • NPWP (untuk plafond di atas Rp 50 juta)
  • Surat Izin Usaha (SIUP) atau Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)
  • Agunan (untuk KUR Mikro dan Kecil dengan plafond di atas Rp 50 juta)
  • Akta Nikah (jika sudah berkeluarga).  

Cara Pengajuan

Pengajuan KUR dapat dilakukan secara online maupun offline. Secara online, calon debitur dapat mengajukan KUR melalui website atau aplikasi dari lembaga keuangan yang bersangkutan. Secara offline, calon debitur dapat datang langsung ke kantor cabang lembaga keuangan terdekat.

Jenis-jenis KUR

  • KUR Super Mikro, ditujukan untuk usaha mikro dengan pinjaman hingga 10 juta rupiah. Usaha mikro yang bisa mengajukan KUR Super Mikro ialah usaha yang dimiliki perorangan, belum pernah menerima KUR, serta usaha yang baru berjalan kurang dari 6 bulan.
  • KUR Mikro, ditujukan untuk usaha mikro dan kecil dengan pinjaman mulai dari 10 juta hingga 50 juta rupiah. Untuk mengajukan KUR Mikro, usaha mikro dan kecil harus dimiliki oleh perorangan, memiliki izin usaha mikro dan kecil, serta telah beroperasi minimal 6 bulan.
  • KUR Kecil, ditujukan untuk usaha kecil dengan pinjaman mulai dari 50 juta hingga 500 juta rupiah. Usaha yang dapat mengajukan jenis KUR ini ialah usaha kecil yang dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha, memiliki izin usaha, serta telah beroperasi minimal 2 tahun.
  • KUR Menengah, ditujukan untuk usaha menengah dengan pinjaman mulai dari 500 juta hingga 10 miliar rupiah. Usaha yang dapat mengajukan jenis KUR ini ialah usaha menengah yang berbentuk badan usaha seperti CV, PT, atau koperasi, memiliki izin usaha, serta telah beroperasi minimal 2 tahun.
  • KUR TKI, ditujukan untuk pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri. Pinjaman KUR TKI maksimal 25 juta rupiah dengan tenor maksimal 3 tahun atau sesuai dengan masa kontrak kerja.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved