Kebakaran di Payakumbuh

Bangunan Sekolah Ludes Terbakar, Siswa SDN 54 Piliang Payakumbuh Belajar Secara Daring

Setelah kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan di SD 54 Piliang, Kota Payakumbuh, Proses Belajar Mengajar (PBM) dilaksanakan secara dalam ...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Fuadi Zikri
Foto: Fajar Alfaridho Herman/tribunpadang.com
Kondisi SD 54 Piliang, Kota Payakumbuh paska kebakaran, Kamis (23/1/2025). 

TRIBUNPADANG.COM, PAYAKUMBUH - Setelah kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan di SD 54 Piliang, Kota Payakumbuh, Proses Belajar Mengajar (PBM) dilaksanakan secara dalam jaringan (Daring).

Pantauan TribunPadang.com di lokasi kebakaran, tampak bangunan-bangunan yang terbakar masih hancur dan berserakan.

Banyak fasilitas belajar seperti meja, kursi, buku dan yang lainnya hangus terbakar dan tidak bisa digunakan.

Atap sejumlah bangunan juga tampak rubuh dan menghitam.

Sementara itu, hanya ada empat ruangan kelas dan mushalla yang tampak tidak terpapar api.

Diluar sekolah juga tampak masyarakat serta murid-murid dari sekolah tersebut melihat kondisi paska kebakaran.

Kepala Sekolah SD 54 Piliang, Aisyah, ruang kelas yang terbakar yaitu sebanyak tiga ruangan, yang terdiri dari ruangan kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 dengan total siswa 30 orang lebih.

Kondisi SD 54 Piladang, Kota Payakumbuh paska kebakaran, Kamis (23/1/2025). fs
Kondisi SD 54 Piliang, Kota Payakumbuh paska kebakaran, Kamis (23/1/2025).

Baca juga: SDN 54 Piliang Payakumbuh Terbakar, 7 Petak Bangunan Hangus: Kelas hingga Ruang Kepala Sekolah

"Yang terbakar itu ada tiga kelas, yaitu ruangan kelas 4, 5 dan 6," katanya saat ditemui di lokasi kebakaran, Kamis (23/1/2025).

Menurut Aisyah, paska kebakaran semua PBM dilaksanakan secara Daring.

"Untuk sementara waktu ini kita melaksanakan PBM secara Daring terlebih dahulu," ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Aisyah, untuk proses PBM selanjutnya, sejumlah siswa rencananya akan dipindahkan ke sekolah terdekat untuk menumpang belajar.

"Tadi kita sudah berkoordinasi dengan Pemko, mungkin sejumlah siswa akan menumpang belajar di sekolah lain," katanya.

Terkait bangunan, Aisyah mengatakan belum mengetahui tindak lanjutnya seperti apa.

"Kalau bangunan sekolah saya tidak tau seperti apa, karena itu kita serahkan kepada pihak berwajib dan pemerintah," katanya.

"Tapi kita berharap semoga bangunan sekolah bisa segera dibersihkan dan diperbaiki," pungkasnya.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved