Tempat Wisata di Malaysia
Museum Peranakan Baba-Nyonya: Jendela ke Masa Lalu yang Berwarna-warni
Satu di antara banyak tempat wisata yang dianggap unik di Malaysia adalah Museum Peranakan Baba Nyonya. M
TRIBUNPADANG.COM - Malaysia memiliki 14 negara bagian yang dominan dan menarik.
Satu di antaranya negara bagian Penang, yang menyimpan berbagai jenis sejarah menarik tentang adat budaya tradisional.
Setiap wisatawan yang mengunjungi negara bagian ini pasti tertarik dengan keunikan arsitektur bangunan dan adat istiadat dari berbagai macam masyarakat di Penang.
Satu di antara banyak tempat wisata yang dianggap unik di Malaysia adalah Museum Peranakan Baba Nyonya.
Museum ini menampilkan kekayaan budaya dan warisan masyarakat Baba-Nyonya (Peranakan).
Baca juga: Taman Negara Malaysia: Permata Alam di Hati Semenanjung
Tujuan pembinaan museum ini menjelaskan tentang sejarah masyarakat Peranakan, keturunan Cina (Tionghoa) yang sudah menetap di Tanah Melayu dan menggabungkan elemen-elemen budaya Melayu dalam kehidupan mereka.
Museum ini terletak di sebuah rumah besar yang dulunya milik seorang jutawan Tionghoa terkenal, Kapitan Chung Keng Kwee.
Rumah besar ini dibangun pada akhir abad ke-19 dan menampilkan gabungan arsitektur Tionghoa dan Eropa, mencerminkan gaya hidup mewah komunitas Peranakan pada masa itu.
Museum ini dibuka untuk umum pada tahun 2004.
Bangunan museum ini adalah contoh indah arsitektur Straits Eclectic, yang menggabungkan unsur-unsur Tionghoa, Melayu, dan Eropa.
Dekorasi interior rumah ini sangat mengagumkan dengan ukiran kayu yang halus, ubin lantai yang berwarna-warni dari Inggris dan Skotlandia, serta perabot antik yang mewah.
Baca juga: 4 Street Art Instagramable di Penang Malaysia, Temukan Spot Gratis yang Memukau!
Selanjutnya, lebih dari 1.000 artefak yang mencerminkan kehidupan sehari-hari, adat istiadat, dan budaya masyarakat Peranakan telah dipamerkan dalam museum ini.
Di antaranya perabot antik, pakaian tradisional, barang-barang rumah tangga, ritual adat istiadat, pakaian pengantin, dan perhiasan emas dari masyarakat Baba-Nyonya.
Banyak aktivitas menarik yang bisa dicoba oleh wisatawan di Museum Peranakan Baba-Nyonya ini.
Di antara aktivitas yang bisa dilakukan adalah demonstrasi memasak makanan tradisional Peranakan, bengkel kerajinan tangan, penjelasan tentang budaya Peranakan saat pernikahan, kelahiran, dan kematian.
Wisatawan juga bisa membeli dan melihat hasil kerajinan tangan berupa seni sulaman dan manik yang dibuat oleh kaum wanita Peranakan. (MG/ AMAL NABILAH)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Museum-Peranakan-Baba-Nyonya.jpg)