Gunung Marapi Erupsi

Erupsi Masih Berlangsung, Pencarian Pendaki Gunung Marapi Dihentikan Sementara

Kepala Kantor SAR Kota Padang Abdul Malik sebut pencarian korban erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat,

|
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Tim gabungan saat berkoordinasi dengan di kawasan Pasanggrahan Gunung Marapi, Kabupaten Agam, Senin (4/12/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Kepala Kantor SAR Kota Padang Abdul Malik sebut pencarian korban erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, dihentikan sementara, Senin (4/12/2023).

Hal ini dilakukan menimbang kondisi cuaca dan erupsi yang masih berlangsung hingga malam ini.

"Sekarang kondisinya sudah malam, erupsi juga masih berlangsung. Jadi kami putuskan untuk melanjutkan evakuasi dan pencarian besok (Selasa)," tuturnya.

Kondisi erupsi yang masih berlangsung itu, menurut Abdul Malik membuat tim kesulitan melakukan evakuasi. Meski lokasi korban sudah dikantongi oleh tim.

Sampai saat ini tim gabungan sudah berhasil mengevakuasi enam korban erupsi, hingga pukul 18.00 WIB.

Baca juga: 3 Jenazah Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi Berhasil Dievakuasi, Sisa 8 Lagi

Kondisi korban tiga orang selamat dan tiga lagi meninggal dunia, semua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukittinggi.

Sebelumnya diberitakan, Hari pertama pencarian korban erupsi Gunung Marapi Kabupaten Agam dan Tanah Datar, tim gabungan berhasil evakuasi enam orang pendaki, Senin (4/12/2023).

Kepala SAR Kota Padang Abdul Malik, mengatakan, hingga pukul 18.00 WIB, ada tiga korban yang dievakuasi dengan selamat dan tiga lagi dalam kondisi meninggal dunia.

Ia menerangkan dari 11 korban yang dinyatakan meninggal dunia baru tiga berhasil dievakuasi.

"Jadi, masih ada delapan orang lagi korban meninggal yang belum kami evakuasi," tuturnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Jenazah Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi tiba di RSAM Bukittinggi

Kedelapan korban meninggal yang tersisa, lokasinya sudah dikantongi tim, hanya saja terkendala erupsi susulan. Sehingga tim tidak bisa bergerak cepat dalam melakukan evakuasi.

"Sampai sekarang kondisinya di atas masih terjadi erupsi, jadi tim harus mengutamakan keselamatan juga," terangnya.

Selain delapan itu, pihaknya juga masih melakukan pencarian pada 12 pendaki lainnya.

Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi, Selasa (5/12/2023) oleh tim gabungan yang terdiri dari SAR, BPBD, TNI, Polri, masyarakat setempat dan pecinta alam.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved