Kota Bukittinggi

Ombudsman Apresiasi, Peningkatan Pelayanan Publik Pemko Bukittinggi

Pemko Bukittinggi berkomitmen untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pelayanan publik.

Penulis: rilis biz | Editor: Emil Mahmud
IST
Wali Kota Bukittinggi Erman Safar bersama Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumatra Barat, Yefri Heriani, saat menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh SKPD dan unit kerja, di Aula Balaikota, Rabu (13/9/2023). 

PEMERINTAH Kota Bukittinggi berkomitmen untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pelayanan publik.

Untuk mendukung hal itu, dilaksanakan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh SKPD dan unit kerja, di Aula Balaikota, Rabu (13/9/2023).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menjelaskan, Pemko Bukittinggi harus menjadikan penilaian tahun tahun lalu, sebagai landasan untuk bergerak dan berubah ke arah yang lebih baik. Layanan publik harus terus ditingkatkan, salah satunya dilakukan dengan program SIGI layanan publik ini.

“Kita tidak hanya fokus pada lima SKPD yang dinilai tahun lalu, tapi seluruh SKPD dan unit yang memberikan layanan langsung pada masyarakat, kita benahi. Ada 24 SKPD dan 21 unit kerja di Bukittinggi yang tanda tangani pakta integritas. Apalagi dengan proyek perubahan SIGI Layanan Publik. Ini adalah bagian dari sistem untuk meningkatkan kekurangan kita sebelumnya,” ujar Wako.

Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumatra Barat, Yefri Heriani, menyampaikan, SIGI merupakan proyek perubahan yang dapat menjadi pintu besar untuk perbaikan pelayanan publik.

Baca juga: Dinilai Berdedikasi untuk Gerakan Pramuka di Bukittinggi, Wako Erman Safar Diganjar Lencana Melati

Pihaknya meyakini, dengan adanya program ini, akan dapat meningkatkan layanan kepada masyarakat, Bukittinggi juga diakui terus bergerak menuju kearah yang lebih baik.

Foto bersama Wali Kota Bukittinggi Erman Safar bersama Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumatra Barat, Yefri Heriani dan seluruh SKPD serta unit kerja, usai penandatanganan komitmen bersama di Aula Balaikota, Rabu (13/9/2023).
Foto bersama Wali Kota Bukittinggi Erman Safar bersama Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumatra Barat, Yefri Heriani dan seluruh SKPD serta unit kerja, usai penandatanganan komitmen bersama di Aula Balaikota, Rabu (13/9/2023). (IST)

“Kami tidak menyangka percepatan Bukittinggi dalam peningkatan layanan publik sangat luar biasa. Jauh berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Ternyata, setelah penilaian tahun lalu, percepatan peningkatannya sangat baik. Kami berterima kasih pada Pemko Bukittinggi. Bapak Wali Kota juga kami nilai telah berhasil menjadi pembina yang baik dalam peningkatan pelayanan publik,” ungkapnya.

Asisten III Setdako Bukittinggi, Syafnir, menambahkan, dalam pelaksanaannya, ada 14 komponen pelayanan standar, yang dipantau langsung oleh Ombudsman RI.

Untuk itu, dalam prosesnya, Bukittinggi membentuk tim koordinasi tingkat kota, untuk meningkatkan pelayanan publik. Selain itu, juga disusun program SIGI Layanan Publik, yang merupakan proyek perubahan untuk peningkatan layanan masyarakat.

Baca juga: Erman Safar Terima Penghargaan Kepala Daerah Peduli Disabilitas saat Rakernas PPDI 2023

“Dua tahun terakhir Bukittinggi berada pada zona kuning dan ini harus ditingkatkan. Ada 24 SKPD dan 21 unit kerja di Bukittinggi yang bekerja melayani masyarakat. Semua menandatangani pakta integritas. Kemudian Pemko bentuk tim koordinasi tingkat kota, yang akan memberikan pembinaan administrasi, prosedur, mekanisme dan evaluasi secara internal,” pungkasnya. (rls)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved