Naik Dalam Setahun, Angka Kemiskinan Sumbar 340,37 Ribu Orang per Maret 2023
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat angka kemiskinan Sumbar pada bulan Maret 2023 melonjak dibandingkan Maret 2022.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat angka kemiskinan Sumbar pada bulan Maret 2023 melonjak dibandingkan Maret 2022.
Kepala BPS Sumbar Sugeng Arianto menyebut pada bulan Maret 2023, jumlah penduduk miskin Sumbar mencapai 340,37 ribu orang atau 5,95 persen.
Sementara pada Maret 2022, BPS mencatat angka kemiskinan 335,21 ribu orang atau 5.92 persen.
Namun jika dibandingkan dengan angka kemiskinan September 2022, berkurang sebesar 3,45 ribu orang. Diketahui kondisi September 2022 sebesar 343,82 ribu orang atau 6.04 persen.
Dijelaskannya, jumlah dan persentase penduduk miskin di Sumbar ditentukan berdasarkan garis kemiskinan (GK).
Baca juga: Kunjungan Turis Asing ke Sumbar Terus Meningkat, BPS Catat 4.624 Per Mei 2023
Garis kemiskinan merupakan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan yang digunakan untuk mengklasifikasikan penduduk ke dalam golongan miskin atau tidak miskin, pada Maret 2023 sebesar Rp667.925,- per kapita per bulan.
"Salah satu penyebab kenaikan yang dominan ialah kenaikan BBM yang terjadi pada September 2023, serta berdampak di seluruh Indonesia," ujar Sugeng ditemui, Selasa (1/8/2023).
Menurutnya, recovery atau pemulihan pasca kenaikan BBM sudah mulai tampak pada angka kemiskinan Maret 2023, meskipun belum pulih sepenuhnya.
"Meskipun begitu, semuanya sedang mengarah pada perbaikan," kata Sugeng. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Sumbar-Sugeng-Arianto-meny.jpg)