Berita Populer Sumbar
Populer Sumbar: Pencarian Hari ke-4 Warga Hilang di Laut Mentawai dan Tumpahan Solar di Bukittinggi
Memasuki pencarian hari keempat, warga yang hilang saat menangkap ikan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumbar tak kunjung ditemukan.
TRIBUNPADANG.COM - Baca sejumlah berita populer Sumbar yang tayan dalam waktu 24 jam terakhir di TribunPadang.com.
Ada berita tentang pencarian orang hilang di laut di Kabupaten Mentawai yang memasuki hari k-4 dan peristiwa tumpahan solar di Bukittinggi yang bikin macet.
Simak selengkapnya:
1. Memasuki Hari ke-4, Warga Mentawai yang Dilaporkan Hilang Saat Menangkap Ikan Belum Ditemukan
Memasuki pencarian hari keempat, warga yang hilang saat menangkap ikan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tak kunjung ditemukan.
Korban dilaporkan hilang pada saat menyelam mencari ikan di Tanjung Siniai Dusun Silabu, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai menerima laporan adanya orang hilang pada Selasa (27/6/2023).
Korban diketahui bernama Testa Parimotan (50) yang dilaporkan hilang saat menyelam mencari ikan sekitar pukul 13.00 WIB.
"Untuk pencarian korban masih berlangsung dengan hasil nihil. Pencarian hari ini sudah memasuki hari keempat," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal, Jumat (30/6/2023).
Baca juga: Warga Mentawai Sumbar Hilang saat Menyelam Cari Ikan, Tim SAR Lakukan Pencarian
Akmal menjelaskan telah dilakukan penyisiran di lokasi kejadian, pencarian dengan aqua eye, penyisiran bibir pantai, dan menemui teman-temannya yang biasa bersama menangkap ikan.
"Sampai hari ini belum ada tanda-tanda lain yang kita temukan, selain sampannya pada saat kejadian," kata Akmal.
Akmal menyebutkan untuk proses pencarian akan berlangsung selama tujuh hari sesuai SOP.
Sebelumnya, Akmal menjelaskan bahwa awalnya korban pergi mencari ikan bersama temannya pukul 09.00 WIB dengan menggunakan sampan.
Akmal mengatakan bahwa pada saat di pertengahan perjalanan, korban berpisah dengan temannya.
Baca juga: Dua Kapal Karam di Kabupaten Pasaman Barat, Satu Orang Hilang Masih dalam Pencarian
"Saat sampai di lokasi mencari ikan, korban menambatkan sampannya dan menyelam mencari ikan," kata Akmal.
Akmal menyebutkan, korban diketahui hilang oleh temannya setelah datang ke lokasi korban menangkap ikan.
"Temannya hanya menemukan sampan korban, sedangkan orangnya sudah tidak ada. Sampai pagi hari ini korban tidak ditemukan," katanya.
2. Tumpahan Solar Hambat Akses Jalan di Ngarai Sianok Bukittinggi, Belasan Pemotor Tergelincir
Akses jalan sempat terganggu akibat tumpahan solar di kawasan Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).
Diketahui, tumpahan solar itu mengenai jalan Bukittinggi-Agam via Ngarai Sianok pada Jumat (30/6/2023) sore. Lokasi persisnya menjelang jembatan perbatasan Bukittinggi-Sianok IV Suku Agam.
Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Bukittinggi Efriadi mengatakan, pihaknya telah terjun ke lokasi tumpahan solar itu untuk pembersihan.
Baca juga: Minyak CPO Tumpah ke Jalan, Lalu Lintas di Bukit Pulai Pesisir Selatan Macet Panjang
"Alhamdulillah kini jalan telah bisa dilalui lagi dengan normal, dari informasi di lapangan tadi, ada sekira 15 pemotor yang telah jatuh di jalan itu," kata Efriadi saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Jumat (30/6/2023).
Efriadi menerangkan, pembersihan jalan akibat tumpahan solar tersebut berlangsung sejak sore hingga selepas magrib tadi.
"Korban tadi sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Kini personel juga telah selesai melakukan pembersihan," pungkas Efriadi.
________________
Baca berita TribunPadang.com terbaru di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pencarian-Penangkap-Ikan-yang-Hilang-saat-Nyelam-di-Perairan-Mentawai-Dihentikan-Sementara.jpg)