Gempa Bumi Hari Ini

Gempa Berturut-turut Guncang Mentawai, Berada di Segmen Megathrust yang Berpotensi 8,9 Magnitudo

Gempa bumi berturut-turut terjadi di kawasan pantai barat Sumatera, pusatnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu ...

Penulis: Alif Ilham Fajriadi | Editor: Fuadi Zikri
Istimewa/Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono
Zona Megathrust Mentawai. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gempa bumi berturut-turut terjadi di kawasan pantai barat Sumatera, pusatnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (23/4/2023).

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa bumi berturut-turut yang terjadi di Kepulauan Mentawai itu berada di Segmen Megathrust Mentawai-Siberut.

Selain itu, kata Daryono, gempa bumi yang terjadi di Segmen Megathrust itu, bukan hanya di Kepulauan Mentawai Saja. Namun, hanya selang beberapa menit, juga terjadi gempa yang berpusat di kawasan Nias Selatan.

"Gempa yang terjadi ini (Kepulauan Mentawai-Nias Selatan) sama-sama berada di Segmen Megathrust," kata Daryono kepada TribunPadang.com, Minggu siang.

Daryono menyebutkan, dua wilayah yang menjadi pusat gempa bumi berturut-turut sejak semalam itu, juga berada di zona kekosongan gempa megathrust.

Baca juga: Pagi Ini Sudah 7 Kali Gempa Bumi Mengguncang Wilayah Indonesia, Mentawai Kekuatan Mencapai M 6,1

Pasalnya, menurut Daryono, seluruh titik di zona gempa megathrust telah lepas (terjadi gempa besar) seluruhnya. Kecuali, kawasan Segmen Megathrust Mentawai-Siberut itu.

"Semua gempa besar megathrust Sumatera telah lepas semuanya. Namun di Segmen Megathrust Mentawai-Siberut ini belum pernah," ungkap Daryono terkait analisis gempa di Kepulauan Mentawai.

Daryono menuturkan, gempa dahsyat pernah terjadi di Kepulauan Mentawai, pada 10 Februari 1797 yang menyebabkan 300-an korban jiwa meninggal serta tsunami.

Semenjak gempa dahsyat 1797 di Kepulauan Mentawai itu, hingga kini, tidak pernah lagi diguncang dengan gempa dahsyat atau gempa megathrust tersebut.

Melihat siklusnya, hal inilah yang menurut Daryono harus diwaspadai. Sebab, Segmen Megathrust Mentawai Siberut itu telah lama tak keluar.

Baca juga: Gempa Bumi M 6,1 di Mentawai Tidak Timbulkan Korban Jiwa, Catatan BPBD Tak ada Kerusakan Bangunan

"Potensi jika terjadi gempa megathrust Mentawai, hingga berkekuatan 8,9 Magnitudo," pungkas Daryono. (TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi)

________________
Baca berita TribunPadang.com terbaru di Google News.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved