Liga Champions
Man City Lumat Bayern Muenchen: Thomas Tuchel Wajib, Pertajam Sadio Mane
Ketajaman Sadio Mane kembali diragukan setelah berlabuh di tim anyarnya, Bayern Muenchen pada musim ini. Karenanya, Pelatih anyar Bayern
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
KETAJAMAN Sadio Mane kembali diragukan setelah berlabuh di Bayern Muenchen pada musim ini. Kekhawatiran menyusul kekalahan Bayern Muenchen atas Manchester City, leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (12/4/2023) dini hari WIB tadi.
Sebelumnya, kedua tim bentrok dalam duel bigmatch Manchester City vs Bayern Muenchen atau Man City vs Muenchen di Etihad pada Selasa (11/4/2023) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Laga tersebut dimenangkan Man City dengan skor mencolok, 3-0.
Namun, kesempatan bagi Bayern Muenchen masih terbuka untuk membalas kekalahan pada leg pertama.
Karenanya, Pelatih anyar Bayern Muenchen, Thomas Tuchel, terpanggil untuk membantu Sadio Mane mengembalikan ketajaman.
Sadio Mane membuat keputusan mengejutkan pada bursa transfer musim panas 2022.
Sang bomber timnas Senegal memutuskan meninggalkan Liverpool dan merapat ke Bayern Muenchen.
Mane pun mengakhiri petualangannya di Liverpool setelah mengalami enam musim penuh kesuksesan bareng The Reds.
Adapun Muenchen membayar 32 juta euro (sekitar Rp520 miliar) kepada The Reds untuk tanda tangan Sadio Mane.
Jika termasuk bonus, maka transfer Mane ke Bayern bisa mencapai 41 juta euro atau setara dengan Rp 666 miliar.
Namun, musim perdana penyerang berusia 30 tahun tersebut di Allianz Arena berjalan kurang mulus.
Mane awalnya tampil cukup impresif di awal-awal kedatangannya.
Dari 14 pertandingan di Bundesliga, dia mampu membukukan enam gol dan tiga assist.
Namun, performa Mane kemudian menurun drastis.
Hal itu semakin diperburuk dengan cedera yang dialaminya.
Menurunnya performa Mane pun menjadi perhatian Thomas Tuchel.
Juru taktik asal Jerman itu mengaku sangat mengetahui kualitas yang dimiliki Mane karena kerap menghadapinya saat masih melatih Chelsea.
Tuchel pun siap membantu Sadio Mane mengembalikan ketajamannya.
"Saya mengenalnya dengan baik saat di Inggris," kata Tuchel seperti dikutip BolaSport.com dari Mirror.
"Tidak diragukan lagi bahwa Sadio adalah pemain yang benar-benar top."
"Dia mencetak 20, 30 gol setiap tahun untuk Liverpool dan merupakan pemain kunci mutlak di sana."
Kualitasnya tidak diragukan lagi."
"Bahkan di usianya, selalu butuh waktu untuk menyesuaikan diri setelah berganti klub."
"Hal itu bisa memakan waktu."
"Tidak ada keraguan tentang kualitasnya dan apa yang bisa diberikannya kepada kami."
"Hal ini tentang kepercayaan dan kesabaran sehingga dia bisa kembali ke ritme."
"Sebuah gol biasanya membantu kepercayaan diri," ucap Tuchel melanjutkan.(BolaSport.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/staf-coach.jpg)