Kunci Jawaban

Contoh Soal OSN Matematika SD dan Kunci Jawaban

Berikut contoh soal OSN Matematika SD lengkap dengan kunci jawaban. Jawaban hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Editor: Rizka Desri Yusfita
freepik
Berikut contoh soal OSN Matematika SD lengkap dengan kunci jawaban. Jawaban hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak. 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut contoh soal OSN Matematika SD lengkap dengan kunci jawaban.

1. Jika 35 persen dari suatu bilangan adalah 75, maka 21 persen dari bilangan tersebut adalah…

Jawaban:

Misalkan bilangan tersebut adalah a, maka

35/100 x a = 75

a = 75 x 100/35 = 1.500/7

21/100 x 1.500/7 = 3 x 15 =45

Jadi, 21 persen dari bilangan tersebut adalah 45.

2. Tiga bilangan berurutan jumlahnya 54. Hasil kali tiga bilangan tersebut adalah…

Jawaban:

Misal ketiga bilangan berurutan tersebut adalah a, b, c. Lantaran berurutan, maka b = a + 1 dan c = a +2.

Sehingga,

a + b + c = a + (a + 1) + (a + 2)

54 = 3a + 3

3a = 51

A = 17

Berarti ketiga bilangan tersebut adalah 17 + 18 + 19

Jadi, a x b x c = 17 x 18 x 19 = 5.814.

3. Pemerintah Kota Medan hendak membagikan beras kepada Warga Miskin. Jika tersedia 560 karung beras seberat 60 kg dan tiap orang hendak diberi masing-masing 35 kg yang diletakkan ke plastik. Tiap satu kantong berisi 50 buah plastik seharga Rp3.350, dan tidak bisa membeli satuan, berapa minimum uang yang harus disiapkan?

Jawaban:

Total berat beras adalah 560 karung x 60 kg = 33.600 kg

Mencari berapa plastik yang dibutuhkan: 33.600 kg

35 kg = 960 plastik

Maka harga plastik yang akan dibeli sebanyak 96050 = 19,2, karena tidak bisa membeli satuan, maka harus membeli 20 kantung.

Minimum uang yang harus disiapkan adalah 20 kantung plastik x Rp3.350 = Rp67.200.

4. Iwan mempunyai 6 potong kawat yang panjangnya berbeda-beda. Dengan menggunakan 6 potong kawat tersebut, ia ingin membuat kerangka berbentuk segitiga sama sisi. Setiap sisi memerlukan 2 potong kawat kemudian dilas. Proses pengelasan tidak menambah atau mengurangi panjang kawat. Apabila panjang kelima kawat di antaranya adalah 25, 29, 33, 37, dan 41 cm. Sebutkan semua nilai yang mungkin untuk panjang kawat yang keenam!

Jawaban:

Kemungkinan pasangan kawat yang terjadi adalah:

25 + 29 = 54; 25 + 33 = 58; 25 + 37 = 62; 25 +41 = 66;

29 + 33 = 62; 29 + 37 = 66; 29 + 41 = 70;

33 + 37 = 70; 33 + 41 = 74;

37 + 41 = 78.

Dari semua kemungkinan tersebut ternyata ada 3 pasangan yang mempunyai nilai sama, yakni 62, 66, dan 70. Jadi, ukuran segitiga sama sisi yang mungkin adalah 62, 66, atau 70.

62 = 25 + 37 = 29 + 33 = 41 + (21) → ukuran kawat keenam 21 cm

66 = 25 + 41 = 29 + 37 = 33 + (33) → ukuran kawat tidak boleh sama

70 = 29 + 41 = 33 + 37 = 25 + (45) → ukuran kawat keenam 45 cm

Nilai yang mungkin untuk panjang kawat keenam adalah 21 cm dan 45 cm.

5. Alif dan Aris berada di kota Blora. Keduanya akan pergi ke kota A. Alif berangkat pukul 08.00 menggunakan kendaraan dengan kecepatan 45 km/jam. Kemudian, Bekti berangkat pada pukul 09.00 menggunakan motor dengan kecepatan 50 km/jam. Maka, Bekti menyusul Arif pada pukul..

Jawaban:

Pukul 09.00 = Alif 45 km, Bekti berangkat

Pukul 10.00 = Alif 90 km, Bekti 50 km

Pukul 11.00 = Alif 135 km, Bekti 100 km

Pukul 12.00 = Alif 180 km, Bekti 150 km

Pukul 18.00 = Alif 450 km, Bekti 450 km

Jadi, pada jam 18.00 Bekti dapat menyusul Arif.

*) Disclaimer: Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

 

 
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved