Banjir di Padang

Banjir di Batu Busuk, Wali Kota Padang Sebut Akibat Check Dam Tidak berfungsi

Akibatnya hujan dengan intensitas tinggi membuat aliran air di Sungai Batu Busuk meluap ke pemukiman masyarakat.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Pemukiman warga di Batu Busuk Kota Padang usai dilanda banjir pada Senin (23/1/2023) malam. Pada Selasa (24/1/2023) pagi hingga siang, warga tampak membersihkan rumah masing-masing dari endapan lumpur akibat banjir. Sejumlah perabotan tampak dijemur di pekarangan rumah warga. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Banjir di Batu Busuk Kelurahan Lambung Bukik, Kota Padang pada Senin (23/1/2023) malam terjadi akibat tidak berfungsinya check dam yang berada di daerah tersebut.

Akibatnya hujan dengan intensitas tinggi membuat aliran air di Sungai Batu Busuk meluap ke pemukiman masyarakat.

Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Kota Padang terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Senin (23/1/2023) siang.

Mendengar informasi tersebut, Wali Kota Padang Hendri Septa bergerak turun langsung meninjau salah satu lokasi titik banjir di Jalan Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh.

Dalam kesempatan tersebut, Wako Hendri Septa terlihat menyusuri satu persatu rumah warga yang terdampak banjir.

Baca juga: Banjir Batu Busuk Padang: Kursi Hanyut Hantam Kaki Encandra, Sepeda Motor Nyaris Hanyut

Ia menanyakan apa yang yang menjadi keluhan mereka, serta melihat langsung check dam yang rusak sehingga menyebabkan air meluap kerumah warga. 

Hendri Septa mengatakan, banjir yang terjadi di Kelurahan Lambung Bukik, selain disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi juga disebabkan meluapnya air Sungai Batu Busuk akibat tidak berfungsinya check dam yang berada di daerah tersebut. 

"Kita akan segera koordinasi dengan PT. Semen Padang untuk memperbaiki check dam ini, karena check dam ini berada berada di wilayahnya PT. Semen Padang," ujar Wako.
 
Wako Hendri Septa menambahkan, akibat hujan deras yang terjadi, setidaknya ada 98 rumah yang terendam banjir di Kelurahan Lambung Bukit Kecamatan Pauh. 

Saat ini BPBD bersama Basarnas serta Palang Merah Indonesia (PMI) sedang melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir. 

Baca juga: Menginap Semalaman, 17 Wisatawan Terjebak di Pulau Angso Duo Pariaman Akhirnya Dievakusi

"Berdasarkan laporan yang kita terima sudah ada 19 warga yang kita ungsikan ke SDN 19 Kapalo Koto. Saya perintahkan kepada BPBD Kota Padang, Camat, dan Lurah yang berada di lokasi terdampak banjir, untuk membantu warga. Jangan sampai ada warga kita yang terabaikan," tegas Wako.

Selanjutnya, Wako Hendri Septa mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Basarnas, dan pihak yang terlibat lainnya, yang telah membantu warga yang terdampak banjir di wilayah Kota Padang.

"Kami mengimbau kepada warga Kota Padang untuk selalu waspada karena cuaca saat ini sedang tidak bersahabat. Hujan deras, banjir. longsong, serta pohon tumbang bisa saja kapan terjadi. Untuk itu selalu tingkatkan kewaspadaan," pungkas Wako.

Pada kesempatan itu, Wako Hendri Septa juga memberikan bantuan kepada korban banjir berupa beras, mie instan, air mineral, selimut, matras tidur, kopi, gula serta makanan cepat saji.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Padang dalam peninjauan bencana banjir tersebut, Sekertaris Daerah Kota Padang Andree Algamar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi, Kepala Dinas Sosial Ances Kurniawan, Kalaksa BPBD Endrizal, Kadis Kominfo Bobby Firman, dan Kabag Prokopim Amrizal Rengganis.(*).

Baca juga: Banjir Batu Busuk Padang: Dinding Rumah Sunardi Roboh, Kaca Rumah Pecah

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved