Harga Telur di Padang Melonjak, Distan Sebut Akibat Banyak Permintaan dari Luar Daerah
Kadis Pertanian Padang Syahrial Kamat mengatakan, dari hasil pengecekan tersebut diambil kesimpulan, kenaikan harga telur karena permintaan banyak
Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Satuan tugas (Satgas) pangan Kota Padang sudah melakukan pengecekan dan memastikan ketersediaan harga bahan pokok di pasar tradisional jelang natal dan akhir tahun 2022.
Kadis Pertanian Padang Syahrial Kamat mengatakan, dari hasil pengecekan tersebut diambil kesimpulan, kenaikan harga telur karena permintaan banyak dari luar daerah.
"Telur naik, karena permintaan luar daerah tinggi, karena luar daerah butuh untuk memenuhi stok bantuan keluarga miskin, sehingga permintaan itu tinggi," ujar Syahrial Kamat, Kamis (15/12/2022)
Dengan banyak permintaan telur, sementara produksi telur tidak meningkat, sesuai hukum ekonomi harga cenderung naik.
Selain tingginya permintaan, harga pakan yang tinggi juga menjadi pemicu naiknya harga telur.
Baca juga: Jelang Akhir Tahun 2022, Harga Telur dan Cabai Merah di Pasar Raya Padang Melonjak
Syahrial Kamat mengatakan, pantauan satgas pangan Padang, tidak hanya telur, daging ayam, beras premium juga mengalami kenaikan.
Lanjutnya, kenaikan daging ayam dikarenakan adanya kecenderungan produsen ayam untuk menahan distribusi stok ayam hingga akhir tahun ini.
"Ada kecenderungan produsen untuk mengurangi stok yang diditribusikan, kemungkin dalam minggu depan akan banyak stok ayam, dan harga bisa turun," ujarnya. (TribunPadang.com/ Rima Kurniati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Jelang-Akhir-Tahun-Harga-Telur-dan-Cabai-Merah-di-Pasar-Raya-Padang-Melonjak.jpg)