Kabupaten Sijunjung

Tingkat Korupsi Kecil, 4 Nagari Terima Penghargaan dari Kejari Sijunjung di Hari Antikorupsi Sedunia

Dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia, Kejaksaan Negeri Sijunjung memberikan sertifikat dan penghargaan kepada empat nagari terbaik di Sijunjung.

Istimewa
Hari Anti Korupsi Sedunia, Kajari Sijunjung Adi Nuryadin Sucipto memberikan penghargaan kepada empat nagari terbaik di Kabupaten Sijunjung, Sumbar, Jumat (9/12/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Kejaksaan Negeri Sijunjung memberikan sertifikat dan penghargaan kepada empat nagari terbaik di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sijunjung, Adi Nuryadin Sucipto di ruangan kerjanya, Jumat (9/12/2022).

"Kami melakukan penilaian terhadap kualitas pelayanan publik, integritas dan anti korupsi dari 61 nagari dan satu desa yang ada di Kabupaten Sijunjung," ungkapnya kepada TribunPadang.com.

Ia menjelaskan, setelah melakukan penilaian tersebut, pihaknya memilih empat nagari terbaik.

Lanjutnya, empat nagari tersebut di antaranya, Nagari Koto Tuo, Nagari Kumanis, Nagari Lalan dan Nagari Kandang Baru.

Baca juga: Kepala Bapenda Padang Bantah Anggotanya Korupsi Pajak Iklan, Begini Penjelasannya

"Setelah mengunjungi keempat nagari tersebut, melalui perundingan, kami menetapkan Nagari Koto Tuo dari Kecamatan IV Nagari sebagai peringkat pertama," tutur Kajari Sijunjung itu.

Dikatakannya, Nagari Koto Tuo menjadi terbaik berdasarkan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di nagari tersebut sudah menggunakan taraf digitalisasi.

Selain itu, transparansi di Nagari Koto Tuo juga baik, melalui koordinasi dengan pihak Inspektorat, nagari tersebut memiliki tingkat korupsi terkecil.

Sementara, untuk peringkat kedua yaitu Nagari Kumanis, lalu Nagari Lalan pada peringkat tiga, serta Nagari Kandang Baru pada peringkat empat.

"Penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi seluruh nagari dan desa yang ada di Kabupaten Sijunjung untuk berbenah," imbuh Adi Nuryadin Sucipto.

Baca juga: Soal Kasasi, Kejari Pariaman Tunggu Putusan Lengkap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Ganti Rugi Lahan Tol

Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga untuk memotivasi nagari agar membenahi pelayanan publik, menjauhi korupsi dan tidak melakukan penyimpanan, agar terciptanya transparansi yang baik.

"Kami berharap untuk tahun-tahun selanjutnya penghargaan seperti ini terus ada, untuk memacu nagari dan desa di Sijunjung bebas dari korupsi," ucap Kajari Sijunjung itu.

Dikatakannya, penghargaan ini juga untuk membantu Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk bekerjasama dalam menciptakan pemerintahan nagari yang lebih baik. (TribunPadang,com/Hafiz Ibnu Marsal)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved