Kabupaten Kepulauan Mentawai

Tim SAR Evakuasi Kapal Warga Mati Mesin di Perairan Mentawai, Ditumpangi Balita dan 3 Orang Dewasa

Kapal berpenumpang sebanyak empat orang mengalami mati mesin di perairan Batu Tongga, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera B

Penulis: Rezi Azwar | Editor: muhammad fuadi zikri
Istimewa
Tim SAR saat mengevakuasi kapal masyarakat yang mengalami mati mesin di Kepulauan Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (10/12/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kapal berpenumpang sebanyak empat orang mengalami mati mesin di perairan Batu Tongga, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (10/12/2022).

Kepala Kantor Pencarian Pertolongan Mentawai, Akmal mengatakan, pihaknya menerima informasi adanya kapal milik masyarakat yang mengalami mati mesin pukul 12.55 WIB.

"Telah terjadi kapal masyarakat mengalami mati mesin di perairan Batu Tongga, Kecamatan Sipora Utara," kata Akmal.

Ia mengatakan, kapal yang memiliki panjang lima meter warna biru berangkat dari Pei Pei pukul 07.00 WIB menuju Tuapejat.

"Pukul 12.40 WIB, kapal masyarakat ini mengalami mati mesin di sekitaran perairan Batu Tongga. Barulah dilaporkan ke Basarnas," katanya.

Baca juga: Cuaca Buruk, Kapal MV Mentawai Fest Batal Berangkat Hari Ini, Penumpang Bisa Refund Tiket

Akmal pun mengirimkan petugas untuk memberikan pertolongan dari Kantor SAR Mentawai menuju Dermaga Tuapejat.

Setelah itu, petugas menuju lokasi kapal mati dengan menempuh perjalanan 15 menit dan langsung menemukan kapal milik masyarakat ini.

"Ternyata kapal ini ditumpangi oleh empat orang bernama Nduru (50), Evelio (5), Justin (32), dan Andes (32)," ujar Akmal.

Pukul 14.15 WIB semua penumpang dievakuasi ke Dermaga Tuapejat, Kepulauan Kabupaten Mentawai.

"Empat korban, yang mana satu diantaranya anak perempuan berhasil selamat semua dan kita serahkan ke pihak keluarga semuanya," katanya.

Baca juga: Kronologi Tenggelamnya Kapal Pemancing di Perairan Mentawai, 1 Orang Masih Pencarian

Dikarenakan semua korban telah ditemukan, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing.

"Imbauan kami, cuaca saat ini hujan ringan, gelombang sedang, angin cukup kencang, sehingga diharapkan tetap waspada dan berhati-hati saat berlayar," katanya.

Ia meminta masyarakat yang akan berlayar untuk memeriksa prakiraan cuaca dari BMKG, kondisi fisik, logistik, mesin, dan BBM. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved