Opini

Branding Tepat Guna Promosikan Kampung Tematik Elo Pukek di Pantai Purus Padang

Upaya pemerintah untuk meningkatkan income daerah dapat terlihat dari beberapa aspek, salah satunya yaitu melalui program destinasi wisata.

Editor: Mona Triana
ist
Revi Marta, Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fisip Unand 

Oleh : Revi Marta

Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fisip Unand

Upaya pemerintah untuk meningkatkan income daerah dapat terlihat dari beberapa aspek, salah satunya yaitu melalui program destinasi wisata. Peningkatan jumlah dan pengelolaan wisata menjadi sebuah hal yang harus terlaksana dengan baik agar daerah tersebut bisa lebih terkenal dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Namun, tidak banyak pula daerah yang kurang meyadari akan pentingnya pengelolaan pariwisata. Apabila aktivitas pariwisata bisa terlaksana dengan baik, maka dapat kita pastikan pendapatan masyarakat dan daerah tersebut akan semakin meningkat.

Kota Padang, Sumatera Barat termasuk kota di Indonesia yang fokus dalam penataan pariwisata. Program terbaru dari Kota Padang yaitu membentuk 11 kampung tematik yang tersebar di beberapa daerah. Pembangunan kampung tematik ini merupakan salah satu program unggulan dari Walikota dan Wakil Walikota Padang. Melalui Visi yaitu Mewujudkan masyarakat Kota Padang yang madani berbasis pendidikan, perdagangan dan pariwisata unggul serta berdaya saing. Maka salah satu misi yang tertuang pada RPJMD Kota Padang yaitu meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata yang nyaman dan berkesan. Sehingga pada 2024 mendatang Kota Padang terkenal dengan destinasi pariwisata yang bagus, terkelola dengan baik dan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

Salah satu kampung tematik yang ada di Kota Padang yaitu Kampung Tematik Elo Pukek. Kampung tematik Elo Pukek adalah sebuah ide dari kegiatan elo pukek oleh nelayan di Pantai Purus. Elo Pukek adalah sebuah tradisi turun temurun yang menjadi pekerjaan tetap bagi warga sekitar pantai. Nelayan melakukan aktivitas Elo pukek setiap hari mulai pukul 08.00-11.00 WIB.

Aktivitas Elo Pukek ini menarik perhatian pengunjung dan membuat tempat tersebut menjadi ramai. Ketika nelayan berhasil mendapatkan ikan yang banyak dan langsung menjualnya di tepi pantai. Hal ini tentunya unik, karena masyarakat dapat menyaksikan atraksi elo pukek dan langsung membeli ikan hasil tangkapan nelayan.

Saat ini, destinasi Elo Pukek belum banyak diketahui masyarakat. Padahal ini dapat menjadi potensi wisata yang harus terpromosikan secara baik sehingga masyarakat yang melewati tepi pantai tertarik untuk singgah, menonton atraksi tersebut dan membeli ikan hasil tangkapan elo pukek.

Namun, tentu saja tidak hanya sampai pada penjualan saja, tapi bagaimana cara kampung tematik yang sudah dirancang oleh pemerintah mendatangkan income dari berbagai kegiatan yang terlaksana.

Tidak hanya permasalahan promosi saja, perancangan branding kampung tematik Elo Pukek tentunya harus menjadi kewajiban bagi pemerintah setempat. Kegiatan branding harus dibedakan dengan kegiatan promosi.

Branding adalah upaya untuk menunjukkan jati diri suatu produk atau jasa, sedangkan promosi adalah kegiatan mendiseminasikan produk/jasa kepada masyarakat luas. Perbedaan ini harus dipahami baik oleh pemangku kepentingan. Dengan brand yang tepat maka kegiatan promosi akan berdampak positif terhadap target wisatawan yang ingin diraih.

Branding adalah proses-proses meyakinkan konsumen bahwa suatu produk atau jasa memiliki keunggulan tersendiri dan sangat bermanfaat bagi konsumen. Kegiatan branding harus dilakukan secara berulang, tidak bisa hanya dengan satu atau dua kegiatan saja. Kegiatan branding bisa melalui logo ataupun tagline, marketing communication untuk menciptakan cerita, kegiatan customer service untuk memunculkan keterikatan emosional yang kuat dengan konsumen dalam jangka panjang sehingga tercipta loyalitas pelanggan.

Kampung Tematik Elo Pukek adalah sebuah brand yang harus dikomunikasikan dengan baik sebagai destinasi wisata. Dalam konteks pariwisata, destinasi adalah sebuah brand, di mana tidak hanya dipandang sebagai suatu tempat, tetapi suatu tempat yang memiliki cultural dan natural values dan hal tersebut telah dimiliki oleh kampung tematik Elo Pukek, namun perlu terkomunikasikan secara baik dan efektif. (*)

 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved