Citizen Journalism

Batang Kuantan: Saksi Kejayaan Masa Silam

PROVINSI Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kondisi geografis yang indah. Beragam kenampakan alam yang membentang

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Ilustrasi: Sungai Batang Kuantan 

Oleh : Sabrina Farhani, mahasiswa Departemen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas

PROVINSI Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kondisi geografis yang indah. Beragam kenampakan alam yang membentang baik itu di daratan maupun di perairan menimbulkan banyaknya potensi dalam bidang kepariwisataan.

Barisan perbukitan, gunung, batuan kapur, patahan yang membentuk ngarai, gua stalaktit dan stalakmit, maupun sawah yang berjejer memiliki nilai estetika alami yang menarik daya tarik pengunjung.

Terutama di Kabupaten Sijunjung, yang memuat berbagai wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata geologi.

Wisata air yang berada di Sijunjung salah satunya adalah Arung Jeram yang berada di Batang Kuantan.

Alih-alih hanya menjadi wahana olahraga, Batang Kuantan memiliki seribu kisah sejarah masa lampau yang membawa pada sebuah kejayaan masa lalu.

Wisata air ini, menjanjikan sebuah perjalanan mengikuti jejak masa lalu yang kemilau. Dimana Batang Kuantan menjadi salah satu jalur perdagangan yang menghubungkan kerajaan-kerajaan besar pada masa silam.

Batang Kuantan merupakan sungai yang melintasi beberapa nagari di Kabupaten Sijunjung seperti Nagari Muaro, Nagari Silokek, dan Nagari Durian Gadang.

Masyarakat lokal mengartikan batang sebagai sungai, yang berarti sungai Kuantan. Batang Kuantan berhulu di Kabupaten Sijunjung tepatnya di Muaro Sijunjung.

Batang Kuantan merupakan hasil pertemuan tiga sungai yaitu, Batang Palangki, Batang Sinamar dan Batang Ombilin. Hulu Batang Palangki berasal dari aliran di daerah Kabupaten Solok.

Batang Ombilin bermuara di Danau Singkarak dan di Merapi, yang mengalir di daerah Batubara Ombilin. Sedangkan Batang Sinamar berhulu pada daerah Kabupaten Tanah Datar.

Di hilir, Batang Kuantan yang bermuara di Indragiri Hilir, Provinsi Riau, juga disebut sebagai Sungai Indragiri yang dulunya berfungsi sebagai penghubung daerah hulu dan daerah hilir.

Hiruk pikuk Batang Kuantan dahulu dipenuhi dengan kapal-kapal perdagangan yang mengangkut komoditi ke pedalaman Minangkabau.

Sungai, merupakan hal utama yang menjadi salah satu faktor sumber kehidupan di negeri ini. Sungai inilah yang juga kemudian menjadi jantung perekonomian dan transportasi yang selalu menghubungkan masyarakat Minangkabau dengan dunia luar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved