Kota Padang
Beda Data! Hendri Septa Sebut Padang Nihil Kasus Covid-19, Dinkes Catat ada Temuan 24 Kasus
Wali Kota Padang Hendri Septa dan Kepala Dinkes Srikurnia Yati berbeda catatan atau data soal perkembangan kasus Covid-19. Hendri sebut nihil ...
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang, Hendri Septa dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang, Srikurnia Yati berbeda catatan atau data soal perkembangan kasus Covid-19 di ibu kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu.
Hendri Septa yang diwawancarai TribunPadang.com di Taman Digital Balai Kota Padang, Selasa (15/11/2022).
Ia menyebut bahwa Kota Padang nihil kasus Covid-19. Bahkan katanya, informasi itu ia himpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang.
"Berdasarkan data yang saya peroleh dari Dinas Kesehatan Kota Padang, Alhamdulillah, tidak ada warga kota Padang yang terinfeksi atau terdampak Covid-19," ujar Hendri Septa.
Dikatakannya lagi, jika ditemui kasus Covid-19 tentu ada laporan dari dinas terkait.
Baca juga: Pemerintah Umumkan Tambahan 4.877 Kasus Baru Covid-19, Dari Sumatera Barat 1 Orang
"Artinya Kota Padang Sumatera Barat mudah-mudahan bebas dari Covid-19, dan jangan sampai kita jumawa," kata dia.
Sementara itu, TribunPadang.com mewawancarai Kepala Dinkes Srikurnia Yati ditempat yang sama, tak berapa lama setelah mewawancarai Wako Hendri Septa.
Srikurnia membeberkan bahwa pihaknya mencatat ada 24 kasus Covid-19 di Kota Padang.
"Untuk Covid-19 ditemukan 24 kasus. Kan hitungannya seminggu (sepekan), ini kasus baru. Jadi kasus baru itu didapat dari penjaringan dari rumah sakit," ujar Srikurnia.
Dijelaskannya, temuan kasus Covid-19 itu ialah pasien-pasien yang dirawat jalan, lalu juga ada pasien yang di screening sebelum operasi.
Baca juga: Kasus Covid-19 Naik Lagi, Pemerintah Minta Masyarakat Cepat-cepat Vaksin Booster
Selain itu, katanya juga ada laporan dari puskesmas. Sejumlah masyarakat, kata dia merasai keluhan dan gejala-gejala.
Adapun, masyarakatlah yang berinisiatif untuk memeriksakan dirinya.
"Saat ini masih dalam isolasi mandiri, yang dirawat ada tujuh, tapi apakah kasus pekan sebelumnya, kita belum tahu, karena kita lihat dari dashboard Dinkes Kota Padang," ujarnya.
Kata dia, secara umum gejala yang diderita masyarakat itu sama demam, batuk, pilek, serta sakit tenggorokan.
Ia melanjutkan, dari 919 ribu lebih warga Kota Padang, 86,5 persen diantaranya sudah divaksinasi dosis pertama.
Lalu, vaksinasi dosis kedua juga sudah di atas 70 persen, sehingga menurutnya kekebalan tubuh masyarakat sudah meningkat.
"Dengan adanya vaksinasi, walaupun positif Covid-19 kembali, kita harapkan daya tahan tubuh masyarakat meningkat, sehingga gejala atau dampak nya tidak akan parah," pungkas dia. (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Beda-Data-Hendri-Septa-Sebut-Padang-Nihil-Kasus-Covid-19-Dinkes-Catat-ada-Temuan-24-Kasus.jpg)