Kota Padang

Gara-gara Hujan Lebar, Simulasi dan Apel Gabungan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Padang Diundur

Gegara hujan yang turun sejak siang hingga malam hari, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang batal menggelar simulasi dan apel gabungan di lapa

Penulis: Rezi Azwar | Editor: muhammad fuadi zikri
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Petugas Damkar Kota Padang saat melakukan gladi bersih persiapan kegiatan simulasi dan apel gabungan Kesiapsiagaan penanggulangan bahaya kebakaran dan penyelamatan kedaruratan lainnya, Jumat (11/11/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gegara hujan yang turun sejak siang hingga malam hari, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang batal menggelar simulasi dan apel gabungan di lapangan Pemerintahan Kota Padang, Jumat (11/11/2022).

Kegiatan simulasi dan apel gabungan ini terkait Kesiapsiagaan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan Kedaruratan Lainnya oleh Damkar Kota Padang.

Sejak pagi hari petugas sudah melakukan gladi bersih persiapan simulasi dan apel gabungan, namun hujan turun sejak siang hingga berlanjut pada malam hari.

Akibat hujan ini membuat kegiatan tidak dapat dilaksanakan, dikarenakan digelar di lapangan Kantor Pemerintahan Kota Padang, Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Baca juga: Damkar Kota Padang Gelar Simulasi Siap Siaga Kebakaran dan Penyelamatan di Balai Kota Padang

Pada saat gladi bersih, diperlihatkan adanya simulasi penanganan kebakaran dan adanya korban terjebak di lantai dua Kantor Balai Kota Padang.

Dikarenakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak dapat memadamkan api, petugas security menggunakan hydrant.

Setelah itu datang petugas pemadam kebakaran memadamkan api dan menyelamatkan korban yang terjebak dengan didampingi oleh Basarnas.

Korban terjebak dievakuasi dengan menggunakan tali temali,selanjutnya dibawa menggunakan tandu.

Baca juga: Simulasi Tsunami Digelar Kembali Usai Vakum Saat Pandemi, Wali kota Padang: Agar Tetap Sadar Bencana

Petugas Damkar juga unjuk keahlian yang dimilikinya terkait penanganan satwa seperti ular, dan peragaan teknik fire ground atau operasi pemadaman bila media yang terbakar adalah media cair seperti BBM dan minyak goreng. 

"Untuk kegiatan simulasi dan apel gabungan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan Kedaruratan Lainnya diundur," kata Kabid Ops Damkar Kota Padang, Sutan Hendra, Sabtu (12/11/2022).

Ia mengatakan, diundurnya simulasi dan apel gabungan ini dikarenakan hujan yang tidak kunjung berhenti sehingga diminta untuk diganti pada hari yang lain.

"Namun, untuk jadwal atau kapan akan digantinya belum diketahui," kata Sutan Hendra. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved