Wisata Sumatera Barat

Ada Sumur Tua di Museum Kelahiran Bung Hatta, Diperkirakan Sudah Berumur 160 Tahun

Museum Kelahiran Bung Hatta, terletak di Kota Bukittinggi dan dibangun ulang untuk tujuan edukasi kepada masyarakat Sumatera Barat.

Penulis: alifIlhamfajriadi | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi
Penampakan dari sumur tua yang ada di Museum Kelahiran Bung Hatta Bukittinggi, Minggu (30/10/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Museum Kelahiran Bung Hatta, terletak di Kota Bukittinggi dan dibangun ulang untuk tujuan edukasi kepada masyarakat Sumatera Barat.

Pembangunan itu, dilakukan pada 1993 oleh Pemerintah Kota Bukittinggi dan Universitas Bung Hatta.

Sebelum dibangun ulang, kondisi dari rumah kelahiran Bung Hatta tersebut sudah tidak ada dan hancur, tinggal jejak-jejak pondasinya saja di tanah.

"Dulu itu tanah rumah kelahiran Bung Hatta ini juga sempat terjual, sebab sudah lama tidak dihuni lagi oleh keluarga Bung Hatta," kata Pemandu Museum, Yosi Rumi Yuli kepada TribunPadang.com, Minggu (30/10/2022).

Dengan sudah terjualnya tanah itu, dan lama tidak dihuni oleh keluarga Bung Hatta, menyebabkan beberapa koleksi berharga yang seharusnya ada menjadi hilang termakan zaman.

Baca juga: Menyusuri Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi, Sempat Hancur dan Dibangun Kembali

"Koleksi di Museum Kelahiran Bung Hatta ini mayoritas sudah replika, dan tidak orisinal lagi," terang Yosi.

Namun, pemakaian koleksi replika di Museum Kelahiran Bung Hatta itu, kata Yosi, bukanlah tanpa asalan, sebab beberapa perlengkapan di rumah kelahiran Bung Hatta itu sudah banyak yang hilang.

"Bung Hatta tinggal di rumah kelahirannya itu hanya sampai berumur 11 tahun, lalu dirinya merantau dan belajar hingga ke Batavia," ujar Yosi.

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta, terletak di Jalan Soekarno Hatta No 37 Bukittinggi, dengan kondisi masih seperti aslinya dan dilengkapi aksesoris tambahan dengan sistem pemugaran aset.

"Dulu letak dari rumah kelahiran Bung Hatta itu tidak di sini, seharusnya dibangun agak ke depan sedikit lagi. Namun, ternyata ada proyek pelebaran jalan, dan terpaksa bangunan ini digeser sedikit ke belakang," kata Yosi.

Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Melihat Masa Kecil Bung Hatta di Museum Rumah Kelahirannya di Bukittinggi

Yosi mengatakan, dengan dibangunnya Museum Kelahiran Bung Hatta agak mundur sedikit dari posisi aslinya, menyebabkan beberapa koleksi tidak bisa berdiri di lokasi asalnya juga.

Hal itu seperti Sumur Tua di rumah kelahiran Bung Hatta, akibat dari berpindahnya beberapa meter dari bangunan aslinya itu, menyebabkan sumur tersebut saat ini berada di sebuah kamar paman Bung Hatta.

"Banyak juga yang bertanya kepada kami, kenapa di kamar paman Idris, ada sebuah sumur, kenapa tidak berada di belakang," ungkap Yosi.

Selain itu, kata Yosi, tujuan tidak dipindahkannya sumur tua itu juga mempunyai alasan tersendiri, salah satunya nilai orisinal dari sebuah koleksi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved