Liga Champions

Si Nyonya Tua Merana: Massimiliano Allegri Gagal, Antar Juventus ke Fase 16 Besar

Juventus gagal ke babak 16 Besar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak sembilan tahun terakhir. 

Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/JUVENTUSFCEN
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri gagal mengantarkan Si Nyonya Tua, julukan tim besutannya ke babak 16 Besar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak sembilan tahun terakhir. Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Juventus bertandang ke markas Benfica pada Rabu (26/10/2022) dini hari WIB di Estadio Da Luz.  

SI NYONYA Tua harus merana seusai menelan kekalahan skor 3-4 dari Benfica matchday 5 Grup H Liga Champions musim 2022-2023. 

Akibat kekalahan itu, membuat Juventus gagal ke babak 16 Besar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak sembilan tahun terakhir. 

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Juventus bertandang ke markas Benfica pada Rabu (26/10/2022) dini hari WIB di Estadio Da Luz. 

Juventus wajib memenangi dua laga tersisa di Grup H jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 16 Besar. 

Juventus takluk oleh gol-gol Antonio Silva (menit ke-17), penalti Joao Mario (28’), dan brace Rafa Silva (35’, 50’). 

Skuad Massimiliano Allegri membalas via gol Moise Kean (21’), Arkadiusz Milik (76’), dan Weston McKennie (79’). 

Kekalahan ini membuat I Bianconeri tetap berada pada posisi ketiga klasemen sementara Grup H dengan poin 3 dan tereliminasi dari Liga Champions.

Adapun tiket ke babak 16 besar Liga Champions sudah diamankan Paris Saint-Germain dan Benfica yang sama-sama mengumpulkan 11 poin.  

Kemenangan pada matchday 6 melawan Paris Saint-Germain maksimal hanya menjamin tempat mereka di Liga Europa. 

Hasil di kandang Benfica pun membawa Juventus mengulangi pencapaian buruk mereka sembilan tahun lalu. 

Dilansir BolaSport.com dari Opta Paolo, terakhir kali Juventus gagal lolos ke babak 16 Besar Liga Champions adalah pada musim 2013-2014. 

Ketika itu, Juve berada di Grup B bersama Real Madrid, Galatasaray, dan FC Kobenhavn. 

Ilustrasi: Pelatih dan Pemain Juventus, Massimiliano Allegri dan Paulo Dybala baru-baru ini.
Ilustrasi: Pelatih dan Pemain Juventus, Massimiliano Allegri dan Paulo Dybala baru-baru ini. (Twitter/Juveindonesia)

Juventus gagal bersaing dengan Real Madrid dan Galatasaray, dan berada di urutan ketiga klasemen akhir Grup B dengan poin 6. 

Kegagalan Juventus ini pun diyakini semakin membuat posisi pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, semakin terpojok.

Kelangsungan karier Massimiliano Allegri sudah terancam menyusul sejumlah hasil buruk Juventus pada musim 2022-2023. 

Kekalahan 3-4 dari Benfica menjadi kekalahan ketiga Juventus pada lima pertandingan terakhir di lintas kompetisi musim ini.(BolaSport.com)

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved