Kota Pariaman

Pembangunan Masjid Terapung Kota Pariaman Kembali Dilanjutkan Setelah Dua Tahun Terhenti

Pembangunan Masjid Terapung terhenti sejak tahun 2020 akibat banyaknya relokasi anggaran untuk Pandemi Covid 19.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Kondisi terkini pembangunan masjid terapung di desa Pauah Kota Pariaman. Masih sebatas penancapan tiang, Senin (17/10/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Pembangunan Masjid Terapung di Desa Pauah, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) kembali dilanjutkan setelah dua tahun terhenti.

Pembangunan yang terhenti selama dua tahun itu menurut Wali Kota Pariaman Genius Umar terjadi karena anggaran yang terbatas.

"Memang dua tahun belakang dari hasil pembicaraan dengan DPRD anggaran tidak memungkinkan," katanya, Selasa (18/10/2022).

Pembangunan masjid terapung ini sebenarnya sudah dimulai sejak periode pemerintahan Mukhlis - Genius (2013-2018).

Hanya saja sejak tahun 2020 pembangunan ini terhenti akibat banyaknya relokasi anggaran untuk Pandemi Covid 19.

Baca juga: Masjid Terapung dan RS Sadikin Jadi Prioritas Pembangunan Pemko Pariaman Tahun 2023

Kondisi pembangunan terakhir masih sebatas penancapan tiang.

"Dari target pembangunan, pencapaiannya baru sekitar 32 persen," jelas Genius.

Namun, tahun depan kata Genius pembangunan ini akan kembali dilanjutkan.

Setelah adanya dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Pariaman.

"Insyaallah tahun depan akan kembali kami lanjutkan pembangunannya," jelas Genius.

Baca juga: Pariwisata di Pariaman: Genius Umar Minta Support Pemprov, Niat untuk Bangun Masjid Terapung

Keberadaan masjid terapung di Desa Pauh ini, menurut Genius bisa menjadi landmark bagi Kota Pariaman.

Selain itu masjid ini mampu mendukung pariwisata Kota Pariaman yang berbasis religi.

"Jadi wisatawan yang menunggu matahari terbenam di pantai tidak kesulitan mencari tempat ibadah," katanya. (TribunPadang.com/Panji Rahmat)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved