Anies Baswedan Bertemu AHY, Pengamat Politik UIN IB Abrar: Cocok Bisa Saja, Tapi Strategis Gak?

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Padang Abrar menilai Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cocok-cocok saja sebagai capres

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
IST
Ilustrasi: Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani kesepakatan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemko Solok tentang pengembangan potensi daerah dan pelayanan publik, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Rabu (5/10). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Padang Abrar menilai Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cocok-cocok saja sebagai capres cawapres tahun 2024 nanti.

Hal ini diungkapkan Abrar menanggapi pertemuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Ketua Umum Demokrat AHY.

Diketahui, pasca dideklarasikan Nasdem sebagai calon presiden (Capres) di Pilpres 2024, Anies bertemu AHY di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat di Jakarta, Jumat (7/10/202) pagi.

Baca juga: Anies Baswedan Bertemu AHY, Edo Andrefson: Untuk Menang di Pilpres 2024 Belum Sempurna

"Cocok bisa saja, strategis gak? itu yang perlu bahasannya," ujarnya saat dihubungi TribunPadang.com

Abrar menilai, untuk daerah tertentu bisa saja Anies AHY ini strategis 

Ia mencontohkan, daerah yang basisnya Anies, pasangan ini bisa saja strategis.

"Sebab orang tidak peduli siapa pasangannya, bagi mereka yang pentingnya Anies," ujar Abrar.

Abrar menambahkan, berbeda halnya dengan di daerah yang masyarakatnya tidak memilih Anies. 

Ataupun di daerah yang mana Anies tidak menjadi unggulan disitu.

Baca juga: Pengamat Edo Andrefson: Anies Baswedan Unggul di Sumbar, Suara Partai Pendukung Ikut Terdongkrak

Lanjutnya, di daerah yang basisnya bukan pemilih Anies, ia perlu pasangan yang kuat.

"Apakah AHY bisa membantu Anies, di daerah yang tidak ada basis Anies? Ini perlu dipertimbangkan," ungkapnya.

Abrar menilai, Anies harus mempertimbangkan wakil dari daerah Jawa Timur karena pemilihnya banyak disana.

"Anies akan lebih mudah menang, kalau di daerah tidak ada basisnya, pemilih akan memilih wakil Anies," ujarnya.

(TribunPadang.com/ Rima Kurniati)
 


 
 
 

 
 
 
 
 
 

 
 
 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved