Berita Populer Sumbar

Berita Populer Inflasi di Sumbar, BNNP Gagalkan Peredaran Ganja, HUT ke-23 Kepulauan Mentawai

Berita populer Sumbar selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com, inflasi di Sumbar, BNNP gagalkan peredaran ganja hingga HUT ke-23 Mentawai

centralfutures.com
Ilustrasi inflasi - Berita populer Sumbar selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com, inflasi di Sumbar, BNNP gagalkan peredaran ganja hingga HUT ke-23 Mentawai 

TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Sumbar selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.

Ada berita tentang inflasi di Sumbar, BNNP gagalkan peredaran ganja hingga HUT ke-23 Kepulauan Mentawai.

Simak berita selengkapnya:

1. Data BPS Sumbar: Bensin dan Beras Jadi Penyebab Utama Inflasi di Sumbar

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal September lalu menjadi penyebab tingginya inflasi pada kelompok pengeluaran transportasi di Sumatera Barat (Sumbar).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Herum Fajarwati melalui live streaming di Youtube Resmi BPS Provinsi Sumatera Barat, Senin (3/10/2022).

"Kalau dilihat dari perkembangan kelompok pengeluaran pada September lalu, kelompok pengeluaran yang paling tinggi mengalami inflasi adalah kelompok transportasi, dengan adanya kenaikan BBM," terang Herum.

Baca juga: Inflasi Sumbar Tinggi, TPID Rumuskan Sejumlah Upaya untuk Mengendalikannya

Baca juga: Pasar Murah Kurang Efektif Tekan Laju Inflasi, Pengamat Ekonomi: Harusnya Intervensi Pasar

Baca juga: Data BPS Sumbar: Bensin dan Beras Jadi Penyebab Utama Inflasi di Sumbar

Herum menuturkan, kenaikan BBM yang menjadi penyebab tingginya inflasi dapat dilihat pada andil komoditas dominan 2022 di Sumbar.

"Bensin adalah komoditas yang dominan, di mana mengalami perubahan sebesar 24,35 persen dari sebelumnya, dan memberikan andil inflasi sebesar 0,91 persen pada September 2022," jelas Herum.

Akibat naiknya BBM ini juga, kata Herum, ikut memberikan andil sebesar 1,10 persen dengan besaran inflasi secara total 1,39 persen.

"Andil terbesar untuk inflasi ini dari kelompok transportasi," tambah Herum.

Sementara itu, untuk andil September 2022, menurut kelompok pengeluaran, pada transportasi mengalami inflasi year on year (tahun ke tahun) sebesar 19,43 persen.

Selain itu, andil Komoditas Dominan penyumbang inflasi tak hanya kenaikan bensin. Beras juga menjadi pendorong tertinggi setelahnya.

"Untuk komoditas beras pada September ini, juga mengalami perubahan harga mencapai 5,53 persen," terang Herum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved