Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Liga 2 Ditunda, Kabau Sirah Batal Hadapi PSKC Cimahi

Semen Padang FC (SPFC) batal melakoni pertandingan menghadapi tim PSKC Cimahi akibat penundaan kompetisi Liga 2 2022-2023.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
ist
Surat Pemberitahuan Penundaan Liga 2 Selama Dua Pekan 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC (SPFC) batal melakoni pertandingan menghadapi tim PSKC Cimahi akibat penundaan kompetisi Liga 2 2022-2023.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengeluarkan surat resmi terkait penundaan kompetisi Liga 2.

Penundaan kompetisi Liga 2 akibat imbas dari tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kerusuhan terjadi saat laga yang mempertemukan Arema dengan Persebaya Surabaya.

Berdasarkan isi surat, penundaan kompetisi ini setelah diadakannya rapat di pendopo Kantor Bupati Malang.

Baca juga: Pasca Insiden di Stadion Kanjuruhan, Kompetisi Liga 2 Ditunda Selama Dua Pekan

Rapat itu dipimpin oleh Menko PMK dan dihadiri oleh Menpora,Kapolri, Gubernur Jawa Timur, anggota Komisi X DPR RI, Kapolda Jawa Timur,Pangdam Brawijaya dan seluruh unsur terkait yang menangani tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Surat itu menyatakan bahwa kompetisi ditunda selama dua pekan dan perkembangan selanjutnya menunggu kebijakan otoritas pemerintah melalui PSSI.

Win Bernadino, CEO Semen Padang FC, membenarkan informasi tersebut saat dihubungi TribunPadang.com.

"Iya, Liga 2 ditunda selama dua pekan," kata Win Bernadino.

Kata dia, pihaknya baru saja mendapatkan surat dari PT LIB terkait penundaan Liga 2.

"Dua pekannya itu saya belum tahu, apakah dua pertandingan atau dua minggu," kata Win Bernadino.

Ia mempertanyakan terkait kejelasan dimulainya Liga 2 setelah dilakukan penundaan. 

(TribunPadang.com/Rezi Azwar)
 
 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved