Gempa Sumbar 2009

Mengenang Gempa 2009, Andree Algamar: Ancaman Gempa Tetap Ada, Kita Harus Waspada

Sekretaris Daerah Kota Padang, Andre Algamar, mengatakan seluruh warga Kota Padang dipersilakan hadir di monumen korban gempa 2009

Penulis: Nandito Putra | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar meninjau kesiapan lokasi monumen gempa, Kamis (29/09/2022) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar, mengatakan seluruh warga Kota Padang dipersilakan hadir di monumen korban gempa 2009.

Kegiatan mengenang gempa 7,6 skala richter pada 2009 tersebut rutin diadakan pada 30 September setiap tahun.

"Kita mengambil hikmahnya karena ancaman gempa terus ada," kata Andree saat meninjau monumen korban gempa, Kamis (29/09/2022) sore.

Andree menambahkan, adanya kegiatan refleksi gempa 30 September yang memakan 1.117 korban jiwa tersebut, bisa menjadi perhatian masyarakat untuk selalu waspada.

Baca juga: Gempa 30 September 2009, Terbesar dan Terdahsyat yang Dirasakan Rita Sumarni

"Maka dari itu masyarakat harus lebih perhatian, lebih tangguh dan mengetahui apa saja yang harus dilakukan ketika terjadi gempa," katanya.

Andre mengatakan, selain mengenang gempa 2009, besok juga akan diadakan pencanangan tsunami ready community.

"Pencanangan ini merupakan kerja sama dengan BMKG untuk menyiapkan komunitas di sepanjang pantai untuk bisa lebih tangguh," katanya. 

(TribunPadang.com/Nandito Putra)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved