Kota Bukittinggi

Pasca-Pandemi Covid-19, Pemko Bukittinggi Klaim Tingkat Ekonomi Masyarakat 2022, kembali Membaik

Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi merilis tingkat ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi, PRovinsi Sumatera Barat atau Sumbar dalam lima tahun terakhir

Penulis: Muhammad Fuadi Zikri | Editor: Emil Mahmud
Istimewa/Dok Diskominfo Bukittinggi
Kota Bukittinggi.Ilustrasi grafik pertumbuhan jumlah uang simpanan masyarakat dan jumlah aktiva bank di Kota Bukittinggi lima tahun terakhir. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTTINGGI - Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi merilis tingkat ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar dalam lima tahun terakhir.

Kabag Perekonomian Setdako Bukittinggi, Ahda mengatakan, tingkat ekonomi masyarakat Bukittinggi dalam lima tahun terakhir cenderung meningkat. 

Bahkan, ia menyebut terhitung sampai Mei 2022, uang simpanan masyarakat di Bukittinggi mencapai Rp5,36 triliun.

"Data ini dirilis dari statistik ekonomi keuangan daerah Sumatra Barat, Bank Indonesia," ujar Ahda, Rabu (21/9/2022).

Ahda menuturkan, uang simpanan masyarakat di Bukittinggi pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp4,07 Triliun, dan Tahun 2018 meningkat menjadi Rp4,35 Triliun. 

Kemudian tahun 2019 kembali meningkat menjadi Rp4,62 triliun dan tahun 2020 naik lagi menjadi Rp4,63 triliun. Lalu Tahun 2021 naik lagi menjadi Rp4,87 Triliun.

"Tahun 2022 ini naik signifikan. Terhitung bulan Mei 2022, uang simpanan masyarakat di Bukittinggi mencapai 5,36 Triliun," terang Ahda.

Dia melanjutkan, untuk jumlah aktiva Bank dan BPR di Bukittinggi juga mengalami kenaikan sejak lima tahun terakhir. 

Ia merinci, pada tahun 2017 tercatat di angka Rp5,44 Triliun, Tahun 2018 naik ke angka Rp5,88 Triliun, dan 2019 naik lagi menjadi Rp6,24 triliun.

Kemudian, lanjut Ahda, tahun 2020 meningkat pada angka Rp6,56 Triliun dan tahun 2021 naik lagi ke angka Rp7,14 Triliun.

"Peningkatan yang signifikan juga terjadi tahun 2022 ini. Dimana hingga bulan Mei, jumlah aktiva Bank dan BPR di Bukittinggi, mencapai angka Rp7,68 Triliun," jelasnya.

Terpisah, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan kebanggaannya pada masyarakat Kota Bukittinggi

Pasca pandemi covid-19, kata dia, tingkat ekonomi masyarakat secara perlahan kembali membaik. 

Kota Bukittinggi.Ilustrasi grafik pertumbuhan jumlah uang simpanan masyarakat dan jumlah aktiva bank di Kota Bukittinggi lima tahun terakhir.
Kota Bukittinggi.Ilustrasi grafik pertumbuhan jumlah uang simpanan masyarakat dan jumlah aktiva bank di Kota Bukittinggi lima tahun terakhir. (Istimewa/Dok Diskominfo Bukittinggi)

Baca juga: Live Streaming Trans TV Logan Lucky Tayang Malam Ini, Simak Sinopsis Film Aksi Komedi

Bahkan, menurutnya data yang tercatat pada statistik ekonomi keuangan daerah Sumatra Barat, Bank Indonesia, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa bulan terakhir.

“Alhamdulillah dari data yang ada, dapat dilihat terjadi peningkatan ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi," kata Erma.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan terus berupaya menyusun program yang mengarah pada peningkatan ekonomi masyarakat. 

"Kita memang kurangi kegiatan pembangunan fisik, karena lebih fokus pada program yang mengurangi beban masyarakat langsung,” tutur Erman.

“Intinya bagaimana program prioritas kita arahkan pada peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (TribunPadang.com | Muhammad Fuadi Zikri)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved