Berita MotoGP

Regenerasi Valentino Rossi, Prediksi Fabio Quartararo, Menyusul Legenda MotoGP 7 Tahun Lagi

PEMBALAP MotoGP Fabio Quartararo mengungkapkan, kelahiran generasi baru atau regenerasi sosok Valentino Rossi bakal tiba saat nantinya.

Editor: Emil Mahmud
instagram @motogp Verified
Valentino Rossi dirasa bisa memanfaatkan berbagai keuntungan membalap untuk tim satelit Petronas Yamaha di ajang MotoGP 2021 mendatang - Pembalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi saat launching bersama Yamaha Petronas SRT, Senin (1/3/2021) WIB. 

PEMBALAP MotoGP Fabio Quartararo mengungkapkan, kelahiran generasi baru atau regenerasi sosok Valentino Rossi bakal tiba saat nantinya.

Sejauh ini Fabio Quartararo menganggap akan ada era baru dengan hadirnya pembalap berstatus bintang di MotoGP seperti Valentino Rossi dan para legenda lainnya.

MotoGP tak bisa dilepaskan dari nama-nama besar yang melegenda seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Dani Pedrosa.

Bahkan, Fabio Quartararo mengemukakan keempat pensiunan pembalap tersebut turut mengangkat popularitas MotoGP.

Setelah kepergian mereka dari lintasan, pembicaraan seputar Rossi dan para legenda MotoGP lainnya tak bisa dilupakan begitu saja.

Kini MotoGP telah memasuki era baru dengan munculnya sejumlah pembalap potensial.

Fabio Quartararo meyakini bahwa pada masa mendatang akan ada pembalap generasi baru seperti para legenda MotoGP tersebut.

"Mereka telah berada di sini selama bertahun-tahun, mereka semua datang pada waktu yang sama, kecuali Valentino, yang sudah datang lebih dulu," ungkap Quartararo, sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Motosan.

"Tapi jika dicermati, dalam enam atau tujuh tahun ke depan kita akan memiliki pembalap seperti mereka pada masa depan," kata Quartararo menambahkan.

Fabio Quartararo saat ini masih berjuang untuk mengamankan kesempatan mempertahankan gelar pada MotoGP 2022.

Pembalap Prancis itu kini masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 dengan koleksi 200 poin.

Namun, konsistensi Quartararo sempat dipertanyakan menyusul penampilannya di Assen.

Dia gagal finis di Assen, lalu di Silverstone hanya finis ke-8 dan mulai menunjukkan peningkatan di Spielberg dengan finis podium ke-2.

Baca juga: Fabio Quartararo Layak Juara Dunia MotoGP 2022, Yamaha Patut Bertanggungjawab Jika Gagal

Dua pembalap tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli (kiri) dan Fabio Quartararo (kanan) usai melakoni babak kualifikasi MotoGP Spanyol 2019, Sabtu (5/5/2019).
Dua pembalap tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli (kiri) dan Fabio Quartararo (kanan) usai melakoni babak kualifikasi MotoGP Spanyol 2019, Sabtu (5/5/2019). (DOK. MOTOGP)

Ketika Quartararo gagal mendulang banyak poin, pesaingnya seperti Francesco Bagnaia justru memperoleh tiga kemenangan sejak Assen sampai Spielberg.

Apakah Quartararo mulai merasakan tekanan?

"Setelah Assen memang sulit, tetapi saya tidak merasakan tekanan apa pun," ungkap Quartararo.

"Tapi saya paham saya membuat kesalahan dengan tim, kami tidak mencoba kompon ban hard."

"Memang benar bahwa rival yang lebih cepat seperti Bagnaia sudah muncul, tetapi tanpa tekanan," ucap Quartararo.(BolaSport.com)

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved