Berita Padang Hari Ini

Harga Telur Ayam di Pasar Lubuk Buaya Kota Padang Melonjak, Per Lapiak Tembus Rp 55 Ribu

Harga telur ayam di Pasar Lubuk Buaya Kota Padang Provinsi Sumatera barat masih relatif tinggi, per lapiak tembus Rp 55 Ribu.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Harga Telur Ayam di Pasar Lubuk Buaya Padang hingga saat ini terbilang masih relatif tinggi dibanding beberapa waktu lalu, dari harga pasar itu kini per lapiak menembus Rp 56 Ribu. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Harga telur ayam di Pasar Lubuk Buaya Kota Padang Provinsi Sumatera barat masih relatif tinggi, per lapiak tembus Rp 55 Ribu.

Harga Telur Ayam di Pasar Lubuk Buaya Padang hingga saat ini terbilang masih relatif tinggi dibanding beberapa waktu lalu, dari harga pasar itu kini per lapiak menembus Rp 55 Ribu.

Hal ini diungkapkan pedagang telur di Pasar Lubuk Buaya Padang Nofriadi, saat ditemui, Rabu (7/9/2022)

"Harga telur ayam ukuran besar per lapiak Rp 55 Ribu, sebelumnya Rp 50 Ribu," ungkapnya.
 
Sementara itu, jika beli per kg harga telur ayam Rp 34 Ribu, sebelumnya Rp 30 Ribu.

Sedangkan, jika telur ayam ukuran kecil Rp 50 Ribu per lapiak, sebelumnya Rp 45 Ribu.

Sementara itu telur itik naik menjadi Rp 90 Ribu perlapiak, sebelumnya hanya Rp 80 Ribu per lapiak.

Harga Telur Ayam di Pasar Lubuk Buaya Padang hingga saat ini terbilang masih relatif tinggi dibanding beberapa waktu lalu, dari harga pasar itu kini per lapiak menembus Rp 56 Ribu.
Harga Telur Ayam di Pasar Lubuk Buaya Padang hingga saat ini terbilang masih relatif tinggi dibanding beberapa waktu lalu, dari harga pasar itu kini per lapiak menembus Rp 56 Ribu. (TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI)

"Kalau harga telur puyuh kini Rp 36 Ribu sebelumnya hanya Rp 32 Ribu," ungkapnya.

Nofriadi mengatakan, harga telur naik sejak beberapa hari belakangan, dikarenakan dampak naiknya harga BBM.

"Kalau sekarang harga BBM naik, barang-barang termasuk telur ikut naik," ungkapnya.

Nofriadi mengatakan, dampak naiknya telur daya beli masyarakat jauh berkurang. 

"Pengaruh BBM naik, barang naik, orang tidak berbelanja, pedagang makin susah," ungkapnya.

(TribunPadang.com/Rima Kurniati)
 

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved