Viral Video Wanita Ditarik Paksa Satpol PP Padang di Pantai Purus, Awalnya Dilarang Merekam

Viral postingan seorang wanita di Padang, Sumatera Barat mengalami kontak fisik dengan sejumlah personel Satpol PP. 

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
Instagram@inisarahazmi
Viral postingan seorang wanita di Padang, Sumatera Barat mengalami kontak fisik dengan sejumlah personel Satpol PP. Postingan ini awalnya diunggah oleh akun instagram @inisarahazmi. Sarah Azmi itu saat dihubungi TribunPadang.com Selasa (30/8/2022) mengaku kejadian tersebut terjadi pada 17 Agustus 2022 di daerah Pantai Purus, Kota Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Viral postingan seorang wanita di Padang, Sumatera Barat mengalami kontak fisik dengan sejumlah personel Satpol PP. 

Postingan ini awalnya diunggah oleh akun instagram @inisarahazmi.

Wanita yang bernama Sarah Azmi itu saat dihubungi TribunPadang.com Selasa (30/8/2022) mengaku kejadian tersebut terjadi pada 17 Agustus 2022 di daerah Pantai Purus, Kota Padang.

Sarah mengungkap, awalnya pada pukul 17.00 WIB saat melintas di daerah Pantai Purus dengan mengendarai sepeda motor hendak ke Universitas Negeri Padang, ia melihat adanya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL)

Sarah berhenti dan mengambil dokumentasi penertipan PKL. 

Baca juga: Ricuh PKL vs Satpol PP, DPRD Usul Wali Kota Bentuk Perwako Aturan Berjualan bagi PKL Pantai Padang

Lalu pukul 17.59 WIB ia berniat kembali ke motornya.

Namun terjadi kontak fisik yang dilakukan oknum Satpol PP kepada pedagang.

Sarah pun kembali berlari untuk merekam tindakan kontak fisik yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap pedagang.

Ia mengungkap bahwa dirinya didatangi 3 anggota Satpol PP yang mengatakan dilarang merekam.

Namun Sarah mengungkapkan bahwa ia berhak merekam kegiatan tersebut.

Baca juga: 5 Petugas dan 1 Mobil Dinas Satpol PP Terkena Lemparan Batu saat Penertiban di Pantai Padang

Kemudian ia mendapat perlakukan kasar dari salah satu oknum anggota Satpol PP perempuan.

Dalam kondisi tersebut Sarah mengaku masih berusaha menjelaskan alasan ia merekam kegiatan penertiban tersebut.

Namun, alih-alih mendengarkan, oknum Satpol PP tersebut lanjut Sarah malah melakukan kontak fisik kepada Sarah.

Sarah mengaku didatangi sekitar 15 oknum Satpol PP karena tidak mau menghapus, dan memberikan ponselnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved