Berita Padang Hari Ini

Petugas SAR Padang Latih 22 Petugas Damkar, Ajarkan Keterampilan Penyelamatan di Ketinggian

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mendapat pelatihan dari petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Senin (22/8/2022

Editor: afrizal
istimewa
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mendapat pelatihan dari petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Senin (22/8/2022). Petugas SAR Padang mengajarkan petugas Damkar High Angle Rescue Techniques (HART) di halaman belakang Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mendapat pelatihan dari petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Senin (22/8/2022).

Petugas SAR Padang mengajarkan petugas Damkar High Angle Rescue Techniques (HART) di halaman belakang Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang.

Ada sebanyak 22 peserta atau petugas Damkar yang mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan terkait menghadapi kecelakaan atau bencana.

Baca juga: Kantor SAR Padang Evakuasi Korban Meninggal Dunia, Akibat Tersenggol Gerbong di Perlintasan KA

Baca juga: Satu Rumah Permanen di Nagari Balingka Kabupaten Agam Terbakar, Alex:Dibantu Damkar Kota Bukittinggi

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan tujuan pelatihan memberikan keterampilan kepada personil Damkar Kota Padang saat menghadapi kecelakaan atau bencana di area ketinggian.

"Utamakan keselamatan diri dan menjaga kesehatan agar senantiasa fit dalam melaksanakan latihan ini," kata Abdul Malik.

Ia berharap, ke depannya dalam pelaksanaan operasi SAR tercipta sinergitas dan koordinasi yang baik antara Basarnas Padang dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

"Sehingga bisa maksimal dalam memberikan pelayan SAR yang cepat, tepat, dan profesional," kata Abdul Malik.

Abdul Malik menyebutkan, pelatihan HART ini digelar selama dua hari dengan materi pelatihan berupa teori dan praktek seperti sistem lifting, lowering, dan tali temali.

"Keterampilan di bidang penyelamatan di ketinggian sering dilakukan untuk mengantisipasi beberapa jenis bencana seperti tanah longsor, kecelakaan di gunung atau hutan, percobaan bunuh diri, sampai dengan kasus tercebur dalam sumur," kata Abdul Malik.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved