Pilkada 2024

Tokoh-tokoh Potensial di Pilgub Sumbar 2024, Versi Pengamat Politik Asrinaldi: Rekam Jejak Mentereng

Pengamat politik dari Universitas Andalas Asrinaldi menguraikan nama-nama tokoh yang berpotensi ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Dosen Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand), Asrinaldi 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pengamat politik dari Universitas Andalas Asrinaldi menguraikan nama-nama tokoh yang berpotensi ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) khususnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Barat Tahun 2024.

Ia menyebut nama-nama calon potensial berdasarkan penilaian personal atau individu, mengingat dinamika pencalonan nantinya akan terlihat dari suara yang diperoleh partai politik.

Asrinaldi mengatakan, petahana atau Gubernur Sumbar saat ini yaitu Mahyeldi dinilai berpeluang untuk kembali bertarung.

Bahkan, pasangan Mahyeldi, yaitu Wagub Audy Joinaldy juga berpotensi naik tingkat dan maju sebagai calon gubernur.

Selain itu, bupati dan wali kota di Sumbar yang punya rekam jejak mentereng, dinilai layak untuk turut bertarung.

Baca juga: Bupati Benny Utama Lantik 10 Pejabat Eselon, Termasuk Alim Bazar Jabat Kepala Pelaksana BPBD Pasaman

Baca juga: Dibuka Wako Fadly Amran, Musprov KBI Sumbar Digelar di Padang Panjang

Sebut saja, Bupati Dharmasraya Sutan Riska yang sudah memenangkan Pilbup dua periode berturut-turut.

Kemudian, ada nama Benny Utama yang merupakan Bupati Pasaman periode 2010-2015 dan 2021-2024.

Selanjutnya, Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran yang juga ketua dewan pimpinan wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Budaya Minang (Gebu Minang) Sumbar juga dinilai layak untuk ikut kontestasi memenangkan BA 1.

Asrinaldi melanjutkan, dua pimpinan partai di Sumbar juga berpotensi di Pilgub Sumbar 2024, yaitu Andre Rosiade dari Gerindra, dan Mulyadi dari Demokrat.

"Saya pikir banyak sekali (tokoh potensial), cuma yang punya komitmen untuk maju dilihat pada hasil pileg 2024, karena kalau dia memaksakan diri akan susah juga, karena di DPRD provinsi komposisinya juga akan berubah," kata Asrinaldi, Rabu (13/7/2022).

Lebih lanjut kata dia, nama-nama tokoh potensial itu baru sebatas wacana, karena akan berhitung dengan suara partai politik.

"Melalui suara partai politik itulah mereka bisa mengkalkulasi persiapan untuk maju di November 2024, sementara hasil pileg bulan Februari sudah diketahui hasilnya," jelasnya.

Asrinaldi menegaskan bahwa nama-nama itu hanya berdasarkan penilaian terhadap personal tokoh-tokoh asal Sumbar.

Karenanya, imbuh Asrinaldi, untuk saat ini parpol berkonsentrasi untuk memenangkan pemilu terlebih dahulu.

"Pilkada kan 2024, jadi upaya partai sekarang ini untuk memenangkan pemilu dulu, karena suara pilkada itu tergantung perolehan suara di DPRD pada pileg," kata Asrinaldi.


"Jadi sekarang ini yang dilakukan partai ya menakar calon legislatif yang vote getter, yang bisa memenangkan suara di pemilu," pungkas dia. (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved